10 Pesta Paling Nyeleneh di Masa Lalu. Benar Benar Aneh dan Gak Masuk Akal


f8

palingseru.com – Sebelum tenar saat ini, orang zaman dahulu ternyata sudah lebih dulu melakukan pesta pora. Pesta yang diadakan pun beragam. Mulai dari melakukan hal-hal aneh sampai yang nyeleneh sekalipun ada. Salah satu pesta pora yang dilakukan mereka adalah melepas keperawanan mereka.

Hal ini dilakukan kaum wanita sebagai bentuk pengabdian kepada sang bunda dewi agung. Kemudian ada pula pesta minuman a*****l, dan pesta lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasannya di bawah ini.

Dikutip Liputan6.com, inilah 10 pesta porapaling nyeleneh di masa lalu.

1.Bals Des Victimes

f1

Bals Des Victimes adalah pesta gila-gilaan yang dilakukan oleh penduduk Paris. Pesta ini dilakukan untuk merayakan mereka yang masih hidup saat berada di Cengkaraman Teror atau Reign of Terror. Namun pesta ini pun hanya untuk orang-orang tertentu. Yang diperbolehkan mengikuti pesta ini hanyalah mereka yang telah nyaris ditebas guillotine dan keluarga dekatnya saja.

Di pesta ini, para penduduk bebas untuk menikmati a*****l. Kebanyakan kaum wanita mengenakan pita warna merah darah pada leher dan mereka yang nyaris terpancung guillotine memangkas rambut hingga pendek, seperti narapidana.

2.Fete des Pinces

f2

Untuk pesta yang berikut ini terbilang sangat-sangat unik dan nyeleneh. Bagaimana tidak, di pesta ini para kaum wanita akan mengarak sambil membawa kue-kue kecil berbentuk kelamin pria. Kemudian kue-kue itu diberkati oleh seorang imam dan diawetkan oleh kaum wanita menjadi mata kalung suci. Perayaan ini sendiri diadakan di Prancis.

3.Festival Uskup Anak-anak

f3

Festival Uskup Anak-anak merupakan festival yang populer pada Abad Pertengahan di seluruh Eropa Barat. Perayaan dimulai pada 6 September, pada saat Hari Santo Nicholas, ketika Uskup Anak itu dinobatkan oleh para anggota paduan suaranya.

Kemudian Uskup Anak itu didudukkan di takhta dan akan menunaikan wewenang uskup sungguhan. Misalnya, memberkati orang, memberi khotbah, dan kunjungan-kunjungan ke paroki dalam dioses.

4.Pesta Mabuk-mabukan

f4

Bagi masyarakat Mesir Kuno, mengadakan pesta mabuk-mabukan adalah bagian peristiwa suci. Biasanya pesta ini melibatkan para peserta yang menenggak sejumlah besar a*****l. Setelah mabuk, para peserta yang tertidur akan dibangunkan dengan bunyi-bunyian gendering dan musik. Ini bertujuan untuk membantu mereka beribadah dan memuji sang dewi.

Tak hanya itu saja, di pesta ini juga para penduduk biasanya akan menari-nari, menyalakan obor dan melakukan hubungan in**m dengan para peserta lain.

5.Beltane

f5

Beltane merupakan festival suci ke dua dalam masyarakat Keltik. Yang bertujuan untuk merayakan hari pertama musim panas sebagai pemberi kehidupan dan kesuburan. Dengan begitu, para masyarakat akan menyalakan sejumlah api unggun besar.

Beltane juga sering diartikan sebagai perayaan kesatuan seksual antara Dewa dan Dewi, sekaligus energi kreatif yang tercetus dari persanggamaan mereka. Energi kreatif tersebut dipercayai dapat memberkahi tanah, ternak, dan warga dengan kesehatan dan kesuburan.

6.Kronia

Kronia adalah sebuah pesta yang dirayakan masyarakat Yunani Kuno, sebagai syukuran atas hasil panen musim panas sekaligus musim dingin.

Kronia merupakan cerminan kekuasaan Cronos, sehingga tatanan dalam masyarakat ditangguhkan selama perayaan itu. Para budak menikmati jamuan dan melakukan permainan dengan para majikan mereka, ikut beramai-ramai di jalanan, dan dilayani.

7.Cerealia

f7

Di Romawi Kuno, ada suatu perayaan yang tak boleh dilewatkan. Yaitu pesta Cerelia, sebuah pesta yang tujuannya untuk memperingati Ceres (Dewi Jelai) dan pertanian serta kesuburan manusia. Pesta ini biasanya berlangsung hingga 7 hari lamanya dalam bulan April.

Untuk perayaannya sendiri terbilang s**is. Ya, festival ini dilakukan dengan melepas serigala-serigala hidup ke Circus Maximus, yang sebelumnya ekor mereka telah diikatkan dengan obor menyala. Serigala-serigala itu kemudian harus berjuang melepaskan obor.

Di setiap perayaan ini, pasti akan ada beberapa serigala yang terbakar atau bahkan mati.

8.Masa Raya si Bodoh

f8

Pesta berikut ini mungkin sedikit membuang kamu kebingungan. Masa Raya si Bodoh ini sebenarnya adalah kegiatan dimana warga memilih ‘Raja Bodoh’ dengan bermacam-macam julukan. Kata bodoh ini sendiri bukan merajuk pada seseorang yang tidak punya akal. Namun lebih tepatnya seseorang yang bertingkah aneh yang sengaja dibuat mereka.

Selama perayaan, warga diwajibkan mengenakan pakaian lawan jenis, kemudian bernyanyi secara sumbang, menenggak minuman, dan berj**i di altar gereja.

9.Pekan Raya Keledai

f9

Pada Abad Pertengahan, ada festival gerejawi yang dikenal dengan Masa Raya Keledai. Perayaan ini populer di Prancis dan dikenal dengan sebutan “La Fete de lane”. Perayaan ini dilakukan pada tanggal 14 Januari.

Pekan Raya Keledai ini merupakan bagian dari penghormatan kepada keledai yang ditunggangi Maria dari Mesir. Selama perayaan, seorang gadis desa yang menggendong bayi akan didudukkan di atas keledai berhias dan kemudian berpawai keliling kota, menuju ke suatu gereja untuk menghadiri misa rekaan.

10.Bacchanalia

Nah, untuk pesta yang terakhir inilah yang paling nyeleneh. Pasalnya, dalam perayaan Babilonia ini mengusung tindakan asusila. Dimana para warga dibebaskan untuk melakukan pesta seksual suci. Anehnya, hal itu dianggap mereka sebagai pembersihan dosa.

Selain itu, perayaan Bacchus yang tujuannya untuk menghormati kelahiran Tammuz, putra Isthar, yaitu sang ratu surge, ini juga ada festival tari-tarian dan mabuk-mabukan. Festival berlangsung selama 5 hari.


Like it? Share with your friends!