Benarkah Bakteri Perusak Asal China Untuk Hancurkan Petani Palawija di Indonesia?


Palingseru.com – Tanaman mengandung bakteri mengerikan asal Tiongkok, China diduga untuk menghancurkan para petani palawija di Indonesia.

Sebab, bakteri pada tanaman yang dibawa oleh empat orang WNA asal Tiongkok yang berinisial C,Q,B dan H tersebut adalah jenis bakteri yang menyerang tanaman palawija diantaranya cabai, kacang, bawang, dan kentang.

Bakteri ini masuk dalam golongan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) golongan A1.

“Bakteri itu dapat menyerang dan menular pada tanaman-tanaman lain yang ada di Indonesia. Sangat berbahaya,” ujar Antarjo saat ditemui di Instalasi Karantina Bandara Soetta, Kamis (8/12).

Beberapa tanaman palawija yang dirusak bakteri tersebut di antaranya cabai, kacang, bawang, dan kentang.

Bahkan potensi kerugian ekonomi mencapai Rp 45 trilun jika bakteri ini dibiarkan merusak tanaman-tanaman di Indonesia.

Bakteri jahat ini jika berkembang biak juga akan mematikan usaha para petani Indonesia.

Sebelumnya,  Badan Karantina Pertanian menyita 5.000 batang cabai ilegal yang ditanam perbukitan kawasan Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Baca juga : Foto: Gambar Bakteri dan Virus Berbahaya Yang diperbesar

Cabai yang disita ini berasal dari benih yang dibawa empat WN Tiongkok tersebut.

Ke empatnya berhasil ditangkap setelah Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) DKI Jakarta bersama kantor Imigrasi Bogor mendapat laporan adanya aktivitas empat WNA asal Tiongkok yang bekerja di sebuah lahan pertanian cabai di Kampung Gunung Siem, Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

“Info dari masyarakat setempat, mereka (WNA) ini bos-bos di situ (pertanian cabai),” ujar Arief, Rabu, 9 Nopember lalu.

Cabai ilegal itu pun akan dimusnakan dengan cara dibakar.  Untungnya, benih capai yang sudah berhasil ditanam selama sebulan belum menyebarkan bakterinya ke tanaman lainnya.

Ke empat pelaku tersebut akan dikenakan hukuman penjara selama 3 tahun dengan denda sebesar Rp 150 juta. [Tribunnews.com]


Like it? Share with your friends!