Cowok Ini Mau Bunuh Diri, Tiba Tiba Gadis Tak Dikenal Datang dan Mencium Bibirnya. Ini Yang Selanjutnya Terjadi


Palingseru.com – Upaya bunuh diri yang dilakukan oleh seorang laki-laki di sebuah jembatan di Shenzen, Guangdong, China, berakhir romantis.

Itu terjadi setelah seorang wanita memutuskan untuk menaiki jembatan dan menghampirinya.

Seperti dilansir TribunStyle.com, kejadian bermula saat wanita bernama Liu Wenxiu baru saja melewati jembatan khusus pejalan kaki di pusat kota Shenzen. Di saat bersamaan, dia melihat ratusan orang berkumpul yang ternyata tengah menyaksikan seorang pemuda dengan pisau di tangannya, mengancam untuk melompat dari ketinggian.

“Saya melihat anak itu semakin gelisah.”

“Semua orang di sekitar hanya melihat, tidak ada yang mencoba untuk mengajaknya bicara dan membantu,” cerita Liu.

Beberapa penonton bahkan mengeluarkan ponsel mereka untuk merekam video dan mengambil foto.

Tapi tidak halnya dengan Liu.

Dengan segenap keberaniannya, dia lantas naik ke atas dan bahkan mengatakan kepada polisi bahwa dia adalah pacar dan alasan pria itu untuk bunuh diri.

“Faktanya adalah saya belum pernah melihatnya sebelumnya, tapi itulah satu-satunya alasan yang bisa saya dapatkan pada saat itu,” ujar karyawan di SPA tersebut.

Kesempatan itu pun dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Liu. Dia membujuk pria tersebut, dan memeluk lalu mencium bibir si pria.

via: tribunnews.com

Sementara orang banyak bersorak untuk mereka, dan polisi pun segera melepaskan pisau dari pria tersebut lalu menariknya ke tempat yang aman.

“Ketika saya menciumnya dan ketika dia meletakkan tangannya (dengan pisau) di pinggang saya, kami berdua menangis begitu keras,” kata Liu.

“Tapi saya senang karena saya tahu saya telah menyelamatkannya.”

Hal tersebut dilakukan Liu bukan tanpa alasan.

Kepada TV lokal yang mewawancarainya setelah penyelamatan, wanita berusia 19 tahun itu mengaku bahwa dahulu dirinya juga pernah berada di posisi si pria. Bahkan dia sudah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri.

Mulai dari menyayat pergelangan tangannya hingga melompat dari sebuah bangunan.

Pengalaman itulah yang mendorongnya untuk berani terlibat dan membantu pria tersebut.

via: tribunnews.com

“Tidak ada orang yang bahagia di keluarga saya.”

“Kedua orang tua saya menghabiskan hari dengan berkelahi, yang membuat adik perempuan saya dan saya murung. Anak laki-laki itu sama seperti saya di waktu dulu.”

“Dia bilang dia tidak punya rumah lagi, tidak ada yang peduli padanya dan tidak ada yang mempercayainya.”

“Saya tidak mengatakan apapun kecuali menunjukkan bekas luka di pergelangan tangan kananku.”

“Dulu saya bunuh diri, saya telah mencoba memotong arteri saya, melompat dari gedung tinggi dan lainnya,” kenang Liu.

More From: Berita Menarik