Kasus Deasy Tuwo Bikin Heboh, Petugas Laboratorium Yang Tewas Diterkam Buaya di Minahasa. Begini 5 Fakta Yang Perlu Kamu Ketahui


via: today.line.me

Palingseru.com – Pekan lalu, publik sempat dibuat geger dengan kabar meninggalnya seorang wanita bernama Deasy Tuwo, yang diterkam buaya peliharaan pimpinan perusahaannya sendiri.

Deasy Tuwo dikabarkan terpeleset lalu jatuh dan kemudian masuk ke dalam kolam penangkaran buaya saat hendak memberi makan buaya besar tersebut.

Kasus yang dialami Deasy Tuwo bukanlah pertama kali. Sudah tak terhitung kasus manusia yang diterkam buaya.

Dan berikut ini, fakta-fakta terkait Deasy Tuwo, kepala laboratorium di CV Yosiki, perusahaan pembibitan mutiara milik warga berkebangsaan Jepang, yang tak banyak diketahui, melansir dari today.line.me.

1.Ditemukan pertama kali oleh rekan kerjanya
via: today.line.me

Sebelum ditemukan tewas mengapung di kolam penangkaran, rekan kerja Deasy Tuwo yang bernama Erling Rumengan (37) sempat kewalahan mencari korban yang telah hilang sejak pagi.

Hingga akhirnya, Erling pun memutuskan untuk mendatangi tempat penangkaran buaya tersebut.

Saat itu, Erling bersama rekannya melihat benda mengapung yang tampak mirip seperti tubuh manusia. Hal ini kemudian ia laporkan ke Polsek Tombariri dan selanjutnya polisi datang dan mengecek.

Secara mengejutkan, benda mengapung itu ternyata adalah jasad Deasy Tuwo.

2.Kondisi jasad korban mengenaskan
via: today.line.me

Sudah bukan rahasia umum bahwa buaya memiliki gigi tajam dan rahang yang kuat, sehingga tak ada satu pun mangsanya yang tidak hancur setelah dimakannya.

Begitu pun dengan jasad korban, yang digambarkan sangat mengenaskan. Di mana kedua tangannya telah hilang serta isi perut yang telah dilahap buaya.

3.Banyak warga datang ke lokasi kejadian
via: today.line.me

Sejak mencuatnya kabar tersebut, warga sekitar pun berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk menyaksikan langsung.

Tidak hanya sekedar mengamati, sejumlah warga juga sempat melemparkan batu ke arah buaya karena emosi dengan kasus tewasnya Deasy Tuwo.

4.Buaya dievakuasi
via: today.line.me

Pasca kejadian itu, tepatnya pada Senin (14/1/2019), tim penyelamat dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara langsung mendatangi lokasi pemeliharaan buaya untuk mengevakuasi hewan reptil tersebut.

Proses evakuasi buaya seberat 600 kg itu pun melibatkan 20 orang, yang terdiri antara tim BKSDA Sulawesi Utara, TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan beberapa warga setempat.

5.Polisi masih mencari pemilik buaya
via: today.line.me

Seperti yang dikatakan di atas, Deasy Tuwo bekerja di perusahaan pembibitan mutiara milik warga Jepang.

Itu artinya, hewan reptil tersebut milik sang pemimpin yang belakangan diketahui bernama Mr. Ochiai. Hanya saja, sejak kasus Deasy Tuwo diterkam buaya hingga sekarang, keberadaan sang pemimpin belum diketahui.

Diduga, saat kejadian, sang pemimpin berada di negara asalnya, Jepang.


Like it? Share with your friends!