Wanita ini Membuat Sebuah Utas di Twitter Mengenai Kisah Adiknya yang Berprestasi di Sekolah tapi Gagal Ikut SNMPTN


via: today.line.me

Palingseru.com – Seorang kakak memang sudah harusnya dapat membantu orangtua dalam melindungi dan membantu adik-adiknya saat terlibat dalam masalah. Apalagi masalah yang dihadapi sang adik terbilang serius. Nah, begitu pula yang dilakukan seorang kakak yang menjadi viral belakangan ini.

Dina Angelina Pane, itulah nama wanita tersebut. Sosoknya belakangan ini menjadi bahan perbincangan khalayak media sosial karena ia membuat sebuah utas di Twitter mengenai kisah adiknya yang berprestasi namun tidak bisa ikut daftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN.

“Halo @Kemdikbud_RI, perkenalkan saya dina. Saya ingin menyampaikan ketidakadilan yang menimpa adik saya seputar pendaftaran SNMPTN yang dilakukan di sekolahnya,” tulisnya di awal sebuah utas yang kini sudah mendapatkan 2 ribu lebih retweet.

Dina pun kemudian menjelaskan bahwa adiknya adalah sosok murid yang berprestasi. Ia selalu meraih peringkat satu di sekolahnya. Tak cukup sampai di situ, adiknya bahkan pernah mewakili Indonesia untuk ikutan pertukaran pelajar di Spanyol.

Dan di situlah, masalah mulai menimpa adiknya. Sebagai delegasi Indonesia, kala itu adiknya pun harus cuti selama setahun dari sekolah karena adanya pertukaran pelajar di Spanyol. Dan hal tersebut telah mendapat izin dari pihak sekolah.

Tapi secara mengejutkan, selama cuti sekolah, seperti dilansir today.line.me, pihak sekolah tidak menonaktifkan status akademik adiknya. Alhasil, selama setahun adiknya tidak mendapatkan nilai apa pun dan dianggap tidak naik kelas.

“Hal ini membuat saya bingung bagaimana ada nilai itu muncul dan setelah di-follow up kepada sekolahnya, pihak sekolah mengaku adanya human error yang meng-input nilai pada semester ketika adik saya cuti,” kata Dina.

Hal tersebut lah yang akhirnya menyebabkan sang adik tidak dapat lulus tes SNMPTN, meski sudah mencatat banyak prestasi.

Dina pun mengaku kecewa, terlebih terhadap pihak sekolah yang dinilainya ‘lepas’ tangan atas permasalahan tersebut.

“Saya sangat menyayangkan respon pihak sekolah yang tidak membantu akan kelanjutan masalah ini, tidak ada kejelasan terkait bagaimana bisa nilai itu muncul. Disini posisi adik saya menjadi sangat dirugikan terlepas atas segala prestasi yang sudah dicapai,” tuturnya.

“Saya butuh masukan dan pendampingan, kemanakah saya harus mengadu untuk menclearkan masalah ini. Karena saya yakin adik saya bukannya tidak mampu, tapi ini efek dari kesalah system yang membuatnya dirugikan. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih @Kemdikbud_RI,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah masalah tersebut sudah mendapat respon dan ditindaklanjuti oleh Kemdikbud.

Namun yang jelas, kisah yang dibagikan Dina sudah menjadi viral saat ini.

More From: Berita Menarik