Dua Pembunuh Calon Pendeta Terancam Hukuman Mati. “Hukumannya mati, itu sudah maksimal”


via: today.line.me

Palingseru.com – Pelaku pembunuhan sadis calon pendeta Melindawati Zidemi kini telah tertangkap. Pelaku yang diketahui berjumlah dua orang itu bahkan dihadiahi timah panas, karena berusaha kabur saat ditangkap pihak kepolisian.

Karenanya, kaki kedua pelaku harus dibalur perban dibawa menggunakan kursi roda. Hukuman pun tak berhenti sampai di situ. Mengenai tindakan sadis dan bejat mereka kepada calon pendeta tersebut, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjatuhkan hukuman mati.

“Hukumannya mati, itu sudah maksimal,” tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara di Mapolda Sumsel, Jumat (29/3).

Penyidik kepolisian memasukkan perkara tersebut dalam Pasal 338 dan Pasal 340 KUHP. Tetapi juga ditambahkan dengan pasal pencabulan, melansir today.line.me.

Menanggapi hukuman tersebut, Trisno Kurniadi selaku pimpinan Pusat Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII), mengucapkan rasa terima kasih terhadap pihak kepolisian. Karena menurutnya, kedua pelaku memang pantas mendapatkan hukuman itu.

“Kami marah karena perbuatan mereka sangat bejat, kami belajar memaafkan. Tapi hukum tetap ditegakkan, dituntut semaksimal mungkin,” ucapnya.

Terlebih, di samping itu, Melindawati merupakan calon pendeta yang potensial dan bersungguh-sungguh mendedikasikan dirinya dalam menebar ilmu agama.

“Melinda anak yang sangat baik, setia, tidak mengeluh ditempatkan di mana saja,” tuturnya.

AD: Hotel murah di Indonesia mulai dari Rp 99rb, Pesan di RedDoorz Install Aplikasinya Sekarang!

Tapi terlepas dari itu, Trisno telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap ini sebagai takdir Tuhan.

More From: Berita Menarik