Kisah Keluarga Kaya dari Malaysia dari Hidup Miskin Kini Jadi Jutawan, ‘Dulu Kalau Ada yang Kehilangan, Kami Sekeluargalah yang Dituduh Mencuri’


via: today.line.me/Datuk Abdul Al Halim Mohd Al Fadzil memberi hadiah ibunya, Norsham Ahmad, sebuah mobil mewah Mercedez-Benz, dalam rangka hari ulang tahun sang ibu yang ke-60.

Palingseru.com – Melihat kehidupan orang kaya dan sukses mungkin menyisakan rasa iri tersendiri di hati sejumlah orang. Tapi sayangnya, orang-orang tidak pernah tahu bagaimana perjalanan dan kerja keras mereka demi menaikkan derajatnya.

Ya, faktanya, tidak semua orang kaya memiliki nasib beruntung di masa sebelumnya. Banyak yang memulai dari nol dan tak memiliki harta sepeser pun.

Itu seperti kisah hidup Datuk Abdul Al Halim Mohd Al Fadzil. Sebelum sukses seperti sekarang, menjadi pengusaha kosmetik dan ahli tata rias terkenal di Malaysia, Alfa, sapaan akrabnya, lebih dulu ‘menyicipi’ kehidupan yang amat susah dan terbilang pahit.

Di mana dirinya hidup di rumah sederhana yang terbuat dari kayu bersama orangtua dan ketiga saudaranya, sering dihina hingga dituduh mencuri jika ada orang yang kehilangan barang.

“Bayangkan, ayah saya hanya bekerja sebagai tukang kebun dengan penghasilan 500 ringgit (Rp 1,7 juta per bulan) dan diperlukan untuk menghidupi empat anaknya.

“Saya sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana ayah mampu melakukannya.

“Dipandang hina itu sudah biasa.

“Malah kalau pergi ke rumah orang dan ada sesuatu yang hilang, keluarga kami yang dituduh mencuri,” kenang Alfa, dilansir today.line.me.

Diakui olehnya, peristiwa dan masa sulitnya itu masih membekas di ingatannya, dan selalu membuatnya merasa sedih bila mengingatnya.

Tapi ternyata hal itu justru ia jadikan ‘dorongan’ untuk menaikkan derajat keluarganya agar tak lagi jadi sasaran hinaan orang.

“Ketika ingat masa itu memang sedih, tapi situasi itulah yang membuat saya bertekad untuk berhasil dalam hidup untuk membantu keluarga dan tidak ada lagi yang menghina dan menuduh kami sebagai pencuri!”.

Keberhasilannya pun bukan hanya didapat karena kegigihan dan ketekunannya, namun juga berkat kepatuhan dan rasa hormatnya pada kedua orangtuanya.

Ya, mungkin hal tersebut terdengar sepele, namun berbakti kepada orangtua merupakan salah satu ‘kunci’ dari keberhasilan setiap orang.

“Pikirkan mereka (orangtua) dulu baru diri sendiri, kalau ada sesuatu yang sulit, minta pendapat mereka.

“Semangatnya orang tua sebenarnya adalah energi yang diberikan Tuhan pada kita.

“Ingat istri, suami, teman, pacar, atau tunangan bisa meninggalkan kita, tapi orang tua akan tetap di samping, bahkan ketika kita terkadang melupakan mereka,” tuturnya.

More From: Berita Menarik