Usai Ditolak Rumah Sakit, Remaja ini Lahirkan Bayinya di Tengah Jalan. Sempat Ditinggalkan Pacarnya Dan Diabaikan Keluarga


via: grid.id

Palingseru.com – Kehamilan memang mendatangkan kebahagiaan, namun di sisi lain kehamilan juga bisa menjadi petaka bagi seseorang khususnya mereka yang hamil di luar nikah.

Insiden diusir oleh keluarga hingga niatan untuk dibunuh pasti akan diterima oleh si wanita. Belum lagi kenyataan pahit ditinggal sang pacar yang tak bersedia bertanggungjawab.

Hal itu pula yang sempat dialami oleh seorang remaja perempuan di India.

Kisahnya berawal saat dirinya dinyatakan positif hamil setelah beberapa kali melakukan hubungan terlarang dengan seorang pria di kampungnya.

Celakanya, sang pacar yang begitu mengetahui kabar tersebut langsung meninggalkannya dan melarikan diri ke kampung lain.

Tak berhenti sampai di situ. Orangtuanya juga mengusirnya dari rumah karena malu menghadapi cemoohan dari lingkungan sekitarnya.

Selama kehamilannya, remaja yang tak disebutkan namanya ini pun hidup menggelandang di jalanan.

Sampai akhirnya momen kelahiran tiba.

Tapi ternyata di sini ia kembali dihadapkan kenyataan pahit.

Seperti dilansir Grid.ID, saat dirinya pergi ke laboratorium dan mendekati petugas di Chandil Sub Divisional Hospital, untuk mendapatkan pertolongan, staf di rumah sakit tersebut menolaknya dengan alasan dia datang seorang diri sehingga tidak ada yang bisa bertanggungjawab dalam pembiayaannya.

Remaja itu pun keluar dari rumah sakit. Namun di tengah jalan dalam jarak hanya 30 meter dari rumah sakit itu, remaja itu melahirkan bayi perempuannya seorang diri tanpa bantuan dari siapa pun, karena kondisi saat itu dilaporkan tengah sepi.

Namun tak beberapa lama seorang pria bernama Prakash Sharma (50) segera memberinya bantuan dengan cara memberi penghalang jalan.

“Ibu dan bayinya tergeletak di jalan dalam kondisi mengerang kesakitan. Saya lalu menaruh penghalang jalan di sekitar mereka sehingga mereka tidak tertabrak kendaraan,” terangnya.

Setelah itu, bantuan demi bantuan pun didapat remaja tersebut. Mulai dari tumpangan bajai hingga sekelompok perempuan yang bersedia menjadi wali gadis dan bayi itu untuk dirawat di rumah sakit.

Remaja itu dan bayinya pun akhirnya dirawat di Candil Sub Divisional Hospital, rumah sakit yang sempat menolaknya.

Dokter Lalita Kashyap dari rumah sakit tersebut, mengatakan, “Apapun yang terjadi sebelumnya (penolakan oleh rumah sakit) dalah dan sangat disayangkan.”

Lalita menambahkan, “Baik ibu dan bayinya sekarang baik-baik saja. Kami akan memberitahu orangtuanya dan semoga dia mendapatkan dukungan yang dia butuhkan.”

More From: Berita Menarik