7 Tuntutan Prabowo ke MK Salah Satunya Memohon Mendiskualifikasi Jokowi-Ma’ruf


via: today.line.me

Palingseru.com – Hasil rekapitulasi suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 yang dirilis Komisi Pemilihan Umum pada Selasa (21/5/2019) pukul 01.46 WIB menuai konflik dan polemik di masyarakat khususnya pendukung paslon urut nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasil keputusan tersebut dinilai penuh kecurangan, hingga masyarakat melakukan aksi demonstrasi 22 Mei yang berakhir rusuh dan menelan enam nyawa.

Kekinian, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 ke Mahkamah Konstitusi, dengan menggandeng delapan pengacara, yakni Bambang Widjojanto, Denny Indrayana, Teuku Nasrullah, Luthfi Yazid, Iwan Satriawan, Iskandar Sonhadji, Dorel Amir dan Zulfadli, melansir today.line.me.

Sementara dalam berkas gugatan tersebut, Prabowo-Sandi mengajukan tujuh permohonan, dan memohon kepada MK agar mengabulkan seluruh permohonannya.

Adapun salah satu permohonannya meminta kepada MK untuk membatalkan atau mendiskualifikasi Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai peserta Pilpres 2019, karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran dan kecurangan Pilpres tahun 2019 secara terstruktur, sistematis, dan masih, yang menjadi poin nomor tiga.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam rekapitulasi akhir, KPU mengumumkan bahwa Jokowi-Ma’ruf unggul dalam perolehan suara, dengan meraih suara sebanyak 80.871.853 atau 55,33 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh 65.286.673 atau 44,67 persen suara.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik