Diduga Sakit Hati, Pekerja Sawit ini Tega Bantai Mandornya Sendiri Hingga Tangan dan Leher Hampir Putus


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Pembunuhan sadis yang dimotifi rasa sakit hati dilaporkan terjadi di Desa Sampanahan Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru, tepatnya di perkebunan sawit PT PLS divisi 3.

Pelaku, Muhammad Sayril Hanafi alias Iril (19), yang merupakan karyawan PT PLS telah membunuh mandornya, Damister Sinaga (36) dengan sadis dan keji  pada Rabu (22/5/2019) lalu sekitar pukul 08.30 Wita.

Kepada polisi, pelaku mengaku sakit hati dengan korban lantaran sering dimarahi dan ditantang. Sebelumnya pelaku selalu mencoba untuk tak menggubrisnya, sampai akhirnya dia tak tahan lagi dan langsung menghabisi nyawa korban secara membabi buta menggunakan sebilah parang.

Serangan awal dilakukan saat korban hendak mengambil makan dengan posisi membelakangi pelaku. Saat itu juga pelaku langsung menebaskan parang dan korban berusaha lari, namun dikejar pelaku.

“Saat pelaku berupaya mengejar korban, pelaku justru terjatuh dan saat itu pula, korban mencoba merebut parang pelaku. Namun pelaku masih kuat dan kembali menebas kepala bagian depan korban. Bahkan langsung membabi buta menebaskan parangnya hingga pelaku tersungkur dan tewas,” terang Kapolsek Sampanahan Polres Kotabaru, Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, dikutip TribunKotabaru.com.

Korban, lanjut Iptu Imam, tergeletak tak bernyawa dengan luka bacok di bagian rahang sebelah kanan dan kiri, pelipis mata kanan, kening sebelah kanan, wajah bagian depan, serta leher dan tangan yang hampir putus.

Pelaku kini telah diamankan di Polres Kotabaru setelah sebelumnya melakukan upaya melarikan diri di sebuah bukit goa yang ada di wilayah Kecamatan Kelumpang Barat Kotabaru.

“Untuk menangkap pelaku, kami harus masuk hutan kemudian melakukan penyisiran di dalam hutan kurang lebih 6 jam berjalan kaki menuju tempat persembunyian di dalam bukit goa yang ada di Kecamatan Kelumpang Barat,” ungkap Iptu Imam.

More From: Berita Menarik