Telah Melakukan Perjalanan Roh, Pria di Depok Ini Mengaku Sebagai Imam Mahdi


via: intisari.grid.id

Palingseru.com – Kisah Imam al-Mahdi termasuk di antara kisah terpopuler. Imam Mahdi merupakan sosok misterius, dan diyakini akan muncul pada saat hari kiamat. Namun karena sosoknya yang misterius, akhirnya banyak orang yang bermunculan dengan mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi.

Sebelumnya telah ada Imam Mahdi palsu yang muncul di Mekah pada masa lampau. Ternyata Indonesia juga tidak luput dalam hal ini. Ya, baru-baru ini masyarakat tanah air khususnya warga Depok dihebohkan oleh seseorang bernama Winardi yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

Seperti dilansir Intisari.Grid.id, Winardi mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi setelah mendapat mimpi. Melalui mimpinya tersebut, Winardi bercerita telah melalui perjalanan roh dari Padepokan Trisula Weda di Kampung Perigi Kelurahan Belahan Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat ke kampung halamannya di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

“Saya menjalankan di waktu malam hari mendapatkan perintah dan kehendak Allah, ini bukan kemauan saya. Pemberian nama Imam Mahdi diberikan oleh Allah SWT. Jadi bukan saya memberikan nama itu (Imam Mahdi),” kata Winardi.

Setibanya di kampung halaman Winardi bertemu dengan almarhum kakek, nenek, bapak, ibu dan leluhurnya, dan setelahnya ia mengajak keluarganya itu ke Tanah Suci. Mereka kemudian menjalankan ibadah tawaf di Masjidil Haram yang diteruskan ibadah jamrah aqabah dengan mengambil tujuh batu kerikil.

“Saya mengambil tujuh batu kerikil dan melempar jamrah. Selanjutnya saya di perjalankan ke makam Nabi Muhammad SAW di Madinah,” lanjut dia.

Atas perjalanan roh tersebut, Winardi yang mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi ini merekrut sekelompok orang untuk menjadi pengikutnya dan kerap melakukan ritual di mushola berbentuk Ka’bah miliknya pribadi.

Namun aliran sesat yang ditebarkan oleh pria berprofesi sebagai security di wilayah Jakarta ini telah dihentikan setelah terbongkar melalui postingan undangan halalbihalal Idul Fitri yang digelar oleh Winardi.

“Orang yang tak lagi sesuai dengan ajaran hadis maka ini salah, keliru, dan tidak benar. Maka ini ajaran yang menyimpang. Kami meminta agar Winardi bertaubat dan gelar Imam Mahdi agar ditinggalkan. Dan muridnya dapat meninggalkan karena tidak sesuai dengan ajaran,” kata Ketuai MUI Kota Depok, KH Dimyati Badruzzaman.

“Namun alhamdulilah beliau tadi sudah mengaku tobat dan mengucap dua kalimat syahadat. Saya pertegas bahwa beliau sudah mengucap dengan tegas bahwa beliau bukan Imam Mahdi,” terang Dimyati.


Like it? Share with your friends!