Ada Stiker “Keluarga Miskin” di Rumah Warga yang Punya Mobil di Sragen


via: okezone.com

Palingseru.com – Sejak beberapa bulan lalu, pemasangan stiker PKH (program penanggulangan kemiskinan) di tiap-tiap rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau warga miskin, sudah gencar dilakukan.

Namun anehnya, saat melakukan aksi pemasangan stiker PKH, petugas justru menemukan banyak rumah layak huni, dengan bangunan kokoh bahkan terkesan mewah.

Ya, bantuan yang seharusnya didominasi keluarga miskin ini memang banyak salah sasaran. Mereka yang terbilang mampu mendapatkan bantuan tersebut, sementara yang benar-benar membutuhkan sama sekali tidak terjamah oleh bantuan dari pemerintah ini.

Dan baru-baru ini, petugas kembali menemukan stiker ‘Keluarga Miskin’ di rumah mewah, yang bahkan terdapat mobil pribadi merek Toyota Rush berwarna silver metalik yang terparkir di depan halamannya.

Rumah tersebut beralamat di Dusun Dukuh RT 003, Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Sragen, dengan nama kepala keluarga (KK) Sukanti, melansir Okezone.com.

Saat didatangi petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tangen Widowati didampingi Kaur Umum Desa Dukuh Ahmad Harun dan Kaur Perencanaan Desa Dukuh Yuyun Candrasari, pemilik rumah, yakni Sukanti, mengaku bahwa keluarga mereka sudah lama mendapat bantuan dari pemerintah.

“Saya memang sudah lama dapat bantuan dari pemerintah sejak masih bantuan beras,” ucapnya.

Saat ditanya apakah tidak malu terdapat stiker ‘Keluarga Miskin’ di depan rumahnya, Sukanti menjawab tidak. Dia juga ikhlas bila sewaktu-waktu bantuan serta stiker tersebut dicabut oleh petugas.

“Ditempeli stiker ya senang saja karena dapat bantuan. Kalau sewaktu-waktu dilepas dan tidak dapat bantuan ya anggap bukan rezeki saja,” tambahnya.

Sementara itu diketahui, bahwa pihak terkait tidak bisa mencabut bantuan begitu saja. Harus penerima bantuan yang mengundurkan diri sendiri, barulah setelah itu bantuan dihentikan.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik