Dikunjungi Ayahnya dari Kampung, Mahasiswa ini Malah Gantung Diri di Dalam Lemari dan Meninggalkan Sepucuk Surat Soal Masalahnya


foto: Tribunnews.com

Palingseru.com – Betapa kagetnya sang Orangtua ketika sudah lama tak beretemu anaknya di kota dan ketika didatangi ternyata di temukan sudah tewas akibat bunuh diri.

Nah inilah yang terjadi pada mahasiwa berusia 23 tahun benarma Apriyanto Kusuma, si Ayahnya yang dari kampung kaget bukan main ketika memasuki kamar kost anaknya ternyata si anak sudah tewas dalam keadaan gantung diri di dalam lemari pakaian.

Awalnya si ayah bernama Nyoman Nurash memang berniat mengunjungi anaknya dan sempat menghubui anaknya yang sedang Kuliah di kota, si ayahpun akhinya tiba di bandara dan berusaha menghubungi anaknya berniat minta jemput, namun saat di telpon tidak adajawaban dan diangkat oleh si anak.

Karena tak mendapatkan tanggapan dari Anaknya Si Ayah kemudian pergi ke Kos temat anaknya tinggal, saat di kos pun si ayah tak dibukakan pintu, merasa ada yang aneh si ayah kemudian menggunakan tangga untuk mengintip ke dalam kamar anaknya.

Ketika mengintip betapa kaget si ayah melihat anaknya sudah tewas tergantung, dalam kamar indekos di Kelurahan Bahu, Lingkungan V, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

Tak mau hanya diam diri, si Ayah kemudian memanggil pemilik kost dan melaporkan kejadian ini ke polisi terdekat.

Saat di dalam kamar ternyata Apriyanto Kusuma telah meninggalakan spucuk surat untuk kaka dan orangtuanya, seperti ini isinya:

“Jumat 28 Juni 2019,

Saya memutuskan untuk bunuh diri.

Untuk orangtuaku, kakakku, maaf sudah mengecewakan kalian.

Saya sebenarnya sudah berhenti kuliah pada pertengahan 2018.

Saya tidak bisa fokus melakukan sesuatu dan susah tidur pada malam hari mungkin ini yang dinamakan stres.

Maaf saya sudah terlalu banyak berbohong kepada kalian tentang perkuliahan.

Saya tidak ingin menjadi beban lebih bagi kalian di umur saya yang sudah ke-24 ini.

Maaf saya kurang pandai menulis kata-kata, untuk itu “Maaf semuanya”

More From: Berita Menarik