Dulu Artis ini Terkenal Banget Bahkan Dijuluki Bintang Film Termahal, Kini Harus Jualan Martabak Agar Dapur Tetap Ngepul


Palingseru.com – ‘Roda hidup terus berputar’ begitulah kalimat yang sering kita dengar.

Namun tak disangka jika sepenggal kalimat ini benar adanya, menunjukkan bahwa kehidupan setiap manusia akan terus mengalami perubahan.

Tidak ada yang selalu di atas dan tiada pula yang selalu di bawah.

Dan begitu pula gambaran kehidupan artis senior berikut ini.

Semasa dulu, di era 80-an, kehidupannya sedang berada di atas. Ia memiliki karier cemerlang di dunia perfilman Indonesia, hingga digadang-gadang sebagai artis terlaris dan termahal di Indonesia, dengan honor Rp 5 juta rupiah kala itu.

Hal itu pun berdampak pada namanya, yang kian populer di kalangan masyarakat.

Tapi seiring berjalannya waktu, kariernya mulai meredup bahkan sosoknya kini tidak pernah lagi menghiasi layar kaca.

Bahkan belakangan tersiar kabar jika artis senior ini banting setir menjadi pedagang martabak, untuk memenuhi biaya kehidupan sehari-hari.

Lantas, siapa sosok artis senior yang dimaksud?

Adalah Yati Octavia atau pemeran Ani dalam film Rhoma Irama.

via: grid.pop.id

Yati kini sedang menikmati hari tuanya bersama sang suami, Pangky Suwito, salah satu bintang film di era 1970-an, serta anak, menantu, dan cucu-cucunya.

via: grid.pop.id
via: grid.pop.id

Yati dan sang suami kini juga disibukkan dengan profesi barunya sebagai pedagang martabak.

Namun bisnis yang digeluti keduanya bukanlah main-main. Pangky bahkan sampai melakukan survey ke beberapa penjual martabak yang kerap mangkal di daerah Jakarta.

“Saya survey selama setahun, saya selalu nongkrong di tukang martabak. Biasanya malang minggu ramai tuh. Dari situ saya belajar banyak bisnis, karena jualan martabak rupanya sangat menguntungkan,” kata Pangky, dilansir grid.pop.id.

Mengikuti sesuai zaman, martabak yang dijual oleh Pangky dan Yati pun memiliki varian rasa kekinian, seperti green tea, nutella, oreo, dan lain sebagainya.

Menakjubkannya, penghasilan yang didapat mereka dari berjualan tidak serta merta masuk ke kocek semuanya. Beberapa persen dari hasil penjualan mereka sisihkan dan disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan.

More From: Seleb