Kisah Pilu Pasha, Gara Gara Usianya 3 Hari Lebih Tua, Ia Pun Ditolak Masuk Sekolah


Palingseru.com – Muhammad Pasha Pratama, bocah 12 tahun asal Padukuhan, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidur, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hanya bisa pasrah dan tertunduk lesu saat mengetahui namanya tidak ada di papan pengumuman SMPN 2 Karangmojo, yang menjadi sekolah impiannya.

Kegagalan Pasha untuk menjadi bagian dari SMPN 2 Karangmojo bukan karena jalur zonasi atau jalur prestasi, melainkan umur yang telah melebihi batas ketentuan.

Padahal, usia Pasha hanya terpaut tiga hari lebih tua dari calon peserta didik lain. Hal inilah yang membuat Pasha merasa sedih dan kecewa.

“Saya cari nama saya di papan pengumuman kok tidak ada, ternyata saya tidak diterima dan itu rasanya sedih sekali. Tapi teman saya yang nilainya lebih rendah dan rumahnya lebih jauh (dari SMPN 2 Karangmojo) malah keterima. Itu yang membuat saya kecewa, padahal nilai saya tidak begitu buruk yaitu 15,83 dan teman saya yang nilainya 13 malah keterima,” tuturnya, dilansir dari Grid.id.

Di samping itu, Pasha juga sudah mempersiapkan semua peralatan sekolah yang dia beri dari hasil tabungannya selama beberapa tahun.

Ya, Pasha merupakan anak kurang mampu. Ia tinggal bersama nenek dan ayahnya. Sang ayah mengidap gangguan jiwa, sehingga sang nenek lah yang terpaksa menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya pun terbilang tidak tetap.

“Membeli air saja susah, mengingat saat ini masa kekeringan dan sulit untuk mencari air untuk pengeringan,” keluh nenek Pasha, Rebi (65).

Hingga saat ini, Pasha masih kebingungan untuk memutuskan akan melanjutkan di sekolah mana. Karena jarak sekolah yang paling dekat adalah sekolah swasta, sementara diketahui biaya sekolah swasta lebih mahal.

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik