Bocah 7 Tahun ini Pergi ke Sekolah Tanpa Alas Kaki dan Baju Kotor


via: kompas.com

Palingseru.com – Di lingkungan sekolah, setiap pelajar dituntut untuk berpenampilan serapi mungkin. Bahkan pihak sekolah tak segan memberi sanksi bagi para pelajar yang melanggar aturan tersebut, karena saking pentingnya berpenampilan rapi.

Tapi jangankan untuk berpenampilan rapi, menggunakan atribut sekolah lengkap saja tidak bisa dilakukan oleh seorang siswa tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Dia adalah Jodi (7 tahun). Jodi merupakan anak kurang mampu yang tinggal bersama kakeknya Rakun (70) dan neneknya Sati (60), serta kedua kakaknya, Dayat (18) dan Mulya (15) di sebuah rumah kecil berukuran 3×6 meter persegi yang terletak di Dusun Pahing, RT 001/RW 003, Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, melansir Kompas.com.

Sang kakek lah yang menjadi tulang punggung keluarga dengan mengandalkan penghasilan dari bekerja serabutan. Itu pun penghasilannya jauh dari kebutuhan, sehingga membuat mereka kerap kali harus menyantap makanan seadanya.

“12 tahun di sini. Pokoknya kerja apa aja yang ada untuk makan. Jadi ga ada punya kerjaan yang matok. Makan pun seadanya, kalau asin ya asin (ikan asin), kalau garam ya hanya garam, kalau cabe, ya cabe, ya gitulah,” ucap Kakek Rakun, menceritakan kehidupan pahitnya.

Oleh karenanya, untuk perlengkapan sekolah Jodi pun sangat terbatas.

Seperti yang terlihat dalam video viral, Jodi berangkat sekolah dengan menggunakan seragam kotor dan tanpa alas kaki. Ternyata, seragam yang dipakainya pun merupakan pemberian dari para guru SDN Margabakti, yang merasa begitu prihatin kepadanya.

“Kami beli baju, belanja semua kebutuhan Jodi,” kata Rohayatun, guru SDN Margabakti.

Tidak hanya sekedar memberi seragam, Rohayatun dan beberapa guru lainnya bahkan juga rela bergantian memandikan Jodi setiap hari, karena di rumahnya tidak ada air. Mereka juga memakaikan seragam dan sarapan untuk Jodi.

“Saya suapin makan pakai ayam. Kata Jodi enak, kalau di rumah makannya pakai lauk asin (ikan asin). Saya sedih. Apalagi pas minum susu, enggak tahu pernah minum susu atau enggak karena minumnya langsung habis tanpa jeda. Sedih banget lihatnya, saya kasihan,” tutur Rohayatun.

More From: Berita Menarik