Hakim Tolak Gugatan Ganti Rugi Empat Pengamen yang Jadi Korban Salah Tangkap Polisi


via: kompas.com

Palingseru.com – Masih ingat kasus empat pengamen yang jadi korban salah tangkap polisi karena dituduh melakukan pembunuhan di Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan?

Sebelumnya pada 2013 silam, keempat pengamen yang bernama Fikri Pribadi, Fatahillah, Arga Putra Samosir (Ucok) dan PAU ditangkap, dipenjara, dan disiksa oleh oknum polisi karena meminta mereka untuk mengakui jika mereka melakukan pembunuhan terhadap sesosok mayat, yang sebenarnya saat itu hanya mereka temukan.

Setelah tiga tahun lamanya dipenjara, mereka pun akhirnya dibebaskan karena mereka tidak terbukti bersalah oleh Mahkamah Agung.

Atas insiden itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta membantu mereka untuk menuntut ganti rugi, dan telah mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 21 Juni 2019 lalu.

Tapi sayang, hasil sidang praperadilan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (30/7/2019) kemarin tidak memihak kepada mereka.

Hakim tunggal sidang praperadilan menolak permohonan ganti rugi karena materi permohonan telah kedaluwarsa.

“Menetapkan menyatakan hak menuntut ganti kerugian para pemohon gugur karena kedaluwarsa. Menolak permohon para pemohon untuk seluruhnya,” kata hakim Elfian.

Seharusnya, Hakim Elfian menilai, kuasa hukum keempat pengamen, yakni Oky Wiratama Siagian, mengajukan gugatan ganti rugi tiga bulan setelah petikan dari Mahkamah Agung. Sedangkan petikan Mahkamah Agung telah diterima kuasa hukum sejak 11 Maret 2016, namun baru mengajukannya pada tahun 2019 ini.

“Menimbang bahwa oleh karena petikan atau salinan putusan kedudukannya sama dalam menentukan waktu untuk mengajukan permohonan ganti rugi maka dengan telah diterimanya oleh penasihat hukum para pemohon petikan putusan tanggal 11 Maret 2016 dan menerima salinan putusan tanggal 25 Maret 2019 bukti P16 maka masa 3 tahun dalam Pasal 7 ayat 1 PP 92/2015 sejak diterimanya petikan putusan tanggal 11 Maret 2016,” kata Hakim Elfian.

“Berdasarkan pertimbangan di atas hak menuntut ganti kerugian para pemohon haruslah dinyatakan gugur karena telah kedaluwarsa dan permohonan para pemohon ditolak untuk seluruhnya,” sambungnya, demikian mengutip Kompas.com, Rabu (31/7).

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Berita Menarik