Jenazah Ayah, yang ditunggui Bayinya Selama 3 Hari, Diduga Meninggal Karena Sakit Perut


via: newsdetik.com

Palingseru.com – Fauzi (40), pria yang ditemukan dalam kondisi tewas membusuk di rumahnya selama tiga hari diduga meninggal karena sakit perut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fauzi yang hanya tinggal berdua bersama anak balitanya, N (14 bulan) terakhir kali terlihat beraktivitas pada malam Minggu (10/8/2019). Setelahnya, korban tak pernah terlihat hingga mengundang rasa curiga para tetangganya.

Terlebih, warga mencium aroma busuk dari rumah Fauzi. Kecurigaan warga pun semakin menjadi dengan lampu rumah korban yang selalu hidup.

Akhirnya, warga melaporkan hal itu ke Polsek Rambipuji. Usai menerima laporan, polisi dengan didampingi ketua RT mendatangi rumah korban di Perumahan Kaliwining Asri, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, dan kemudian mendobraknya.

Secara mengejutkan, Fauzi ditemukan meninggal dengan kondisi jasad yang sudah menghitam dan mulai membusuk. Sementara di sisi jenazah korban, ada anak balitanya yang sudah lemas karena beberapa hari tidak makan dan minum.

Saat ditemukan, balita malang itu dalam kondisi menangis dan memeluk jasad ayahnya hingga membuat kulit jenazah sang ayah menempel di pipi dan pakaiannya.

Sejauh ini, polisi memastikan penyebab kematian korban karena sakit perut.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, kemungkinan besar memang sakit perutnya kambuh,” kata Kanit Reskrim Polsek Rambipuji Aipda M. Slamet.

Dari keterangan pihak keluarga pun, Fauzi memang memiliki riwayat sakit perut.

“Kata keluarga, korban sering mengeluh sakit perut,” tutur Aipda M. Slamet.

Pihak kepolisian sebenarnya ingin melakukan autopsi agar diketahui penyebab pasti kematian pria bertato itu. Namun istri korban yang menjadi TKW di Taiwan menolak. Hal itu ia sampaikan melalui pesan singkat WhatsApp, melansir newsdetik.com.

More From: Berita Menarik