Ibu Muda ini Meninggal Dunia Setelah Melahirkan Bayi Dengan Berat 4,7 Kilogram


via: tribunnews.com

Palingeru.com – Momen kelahiran tidak selamanya menjadi momen bahagia bagi keluarga, tapi juga bisa menjadi sebuah kabar duka atas meninggalnya sang ibu atau anak yang dilahirkan.

Risiko kematian pada ibu dan anak memang cukup besar, karena rentan terkena komplikasi dan kelainan.

Dan momen duka ini pula yang sedang menyelimuti proses kelahiran anak kedua I Nyoman Kobik (34). Nyawa istrinya, Ni Made Dani (30), melayang sehari setelah melahirkan anak keduanya di RSUD Sanjiwani.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Ni Made Dani sempat mengalami pendarahan hebat yang diduga dipicu proses persalinan normal pada sang anak seberat 4,7 kilogram, yang seharusnya mendapat penanganan serius.

Saat mendatangi rumah sakit, diakui oleh I Nyoman Kobik, istrinya belum ada tanda-tanda bukaan. Karena durasinya yang begitu lama, tim medis RSUD Sanjiwani lantas memberikan perangsan supaya terjadi bukaan.

Saat itu pihak rumah sakit tidak ada menawarkan operasi caesar, sehingga mendiang istrinya terpaksa melahirkan sang anak dengan bobot sedemikian besar secara normal.

“Saat itu bayi saya lahir dengan berat 4,7 kilogram, kondisinya sehat. Tapi saya khawatir pada istri saya, karena mengalami pendarahan hebat usai melahirkan,” kata I Nyoman Kobik.

Mengenai kematian Ni Made Dani, pihak RSUD Sanjiwani mengatakan akan segera melakukan audit medis untuk mencari tahu kematian pasiennya.

“Kami sampaikan bahwa tindakan yang dilakukan kepada pasien sudah seusai secara prosedur penanganan medis, dan Sabtu (24/8/2019), akan dilakukan audit medis untuk mencari penyebab kematiannya,” kata Dirut RSUD Sanjiwani, Ida Komang Upeksa, dikutip TribunBali.com.

More From: Berita Menarik