Rama Tak Boleh Masuk Kelas Gara Gara Uang Seragam Belum Lunas dan Memilih Jualan Es Buah Untuk Bantu Orangtua


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Setiap sekolah tentu memiliki kebijakan dan aturan masing-masing. Tapi bukan berarti hal tersebut menghilangkan sisi kemanusiaan, terlebih untuk kasus berikut yang dialami oleh Rama.

Rama Hakim Surya, yang telah resmi menjadi pelajar di SMP Negeri 2 Mranggen Demak ini terpaksa berhenti sejenak dari aktivitasnya sebagai seorang pelajar karena pihak sekolah tak mengizinkannya masuk kelas gara-gara belum melunasi uang seragam sekolah dan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).

Ini jelas suatu kasus yang harus mendapat sorotan tajam dari pemerintah, terlebih sekolah tersebut tercatat sebagai sekolah negeri yang dikelola oleh pemerintah.

Namun mirisnya, pihak sekolah justru tidak memberikan keringanan atau pun jalan lain bagi orangtua Rama dalam melunasi pembayaran uang seragam dan SPI.

Bahkan, diakui oleh ayah Rama, Agung, kepala sekolah hanya diam saja saat dirinya menghadap meminta tempo pembayaran pelunasan dana tersebut.

“Kepala sekolah diam saja, guru yang bernama Retno itu yang memutuskan anak saya tak boleh sekolah sebelum melunasi uang seragam dan SPI,” terang Agung, melansir TribunJakarta.com.

“Saya sudah titip uang Rp 150 ribu dan minta tempo pembayaran. Namun tidak diperbolehkan dan harus bayar sekaligus tanpa diangsur,” tuturnya.

Atas kejadian itulah, Rama akhirnya mengurungkan niatnya untuk sekolah dan lebih memilih membantu orangtuanya berjualan es buah.

More From: Berita Menarik