Anak Kurang Ajar Ini Nekat Penggal Kepala Ayahnya Gara Gara Tak Diberi Kuota Untuk Main PUBG


Raghuveer Kumbar foto: news.rakyatku.com

Palingseru.com – Game online seperti Mobile Legends dan PUBG (Player Unknown’s Battle Grounds) ini memang tengah digandrungi masyarakat hampir di seluruh dunia.

Baik anak kecil, remaja, hingga dewasa memainkan game battle royale popular tersebut.

Celakanya, game online ini banyak mendatangkan dampak buruk bagi si pemain.

Mulai dari kecanduan hingga mengakibatkan si pemain mengalami gangguan mental, sampai yang terparah melakukan pembunuhan.

Seperti kasus yang tercatat di wilayah hukum Katki, di India.

Seorang pemain game PUBG tega membunuh ayah kandungnya sendiri, hanya karena diomeli dan tak diberikan uang untuk membeli kuota data.

Melansir Viva.co.id, peristiwa tragis ini berawal pada Minggu (8/9/2019) malam, ketika pelaku Raghuveer Kammaar meminta uang pada ayahnya, Shankrappa Kammaar yang merupakan seorang anggota polisi, untuk membeli kuota data. Oleh ayahnya, permintaannya tersebut tak dipenuhi, ia justru diomeli dan handphonennya disita, agar tak lagi bermain PUBG.

“Shankrappa curhat kepada kawannya (rekan polisi), bahwa anaknya maniak sekali bermain PUBG. Selama sebulan terakhir, dia menasehati anaknya untuk berhenti bermain PUBG, tapi Raghuveer tak mendengarkannya. Dia pengangguran dan tak mau kuliah,” ungkap Inspektur Polisi Katki, Shivanand Koujalgi.

Tak disangka, Senin dini harinya, Raghuveer masuk ke dalam kamar ayahnya dan melakukan aksi sadis itu.

“Saat semua orang rumah tidur, Raghuveer menggorok leher ayahnya, memenggalnya dan juga memotong kakinya. Dia kemudian mengambil ponselnya dan melarikan diri dari rumah,” terang Inspektur Shivanand.

Raghuveer kemudian ditangkap polisi pada Senin sore.

More From: Berita Menarik