Mau Kembalikan Dompet Hilang yang Ia Temukan, Kakek ini Rela Tempuh Jarak 276 KM Solo-Pasuruan Menggunakan Sepeda Ontelnya


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Kisah seseorang yang mengembalikan dompet temuannya kini kembali mewarnai media sosial. Kisah berikut ini pun semakin membuktikan kalau memang masih ada orang berhati mulia dan jujur saat ini.

Kisah ini datang dari seorang kakek bernama Tan Ie Hok atau yang akrab disapa Afuk.

Sosoknya pun kini jadi sorotan dan menuai pujian dari khalayak netizen setelah kisahnya diunggah oleh teman si pemilik dompet, Diky Putra Setiawan di Instagram pada Senin, 9 September 2019 lalu, melansir Tribunnews.com.

Lewat postingannya, Diky menjelaskan bahwa dia dan temannya Ahmad Milhanudin mengikuti touring sepeda motor dari Pasuruan ke Wonosobo.

Tapi di tengah perjalanan, temannya itu mengalami kejadian apes, dompetnya terjatuh.

“Sampai Ngawi, teman saya Ahmad baru sadar, kalau dompetnya hilang,” lanjutnya.

“Dia sudah mengikhlaskan, karena mau balik cari ke Solo juga malas, jarak kita sudah jauh.”

Tapi keesokan harinya, temannya tiba-tiba mendapat telepon bahwa ada seorang pria bernama Afuk menemukan dompet tersebut.

“Jadi ceritanya, kan sudah biasa sesama biker tukar-tukaran stiker. Nah, di dompet teman saya yang hilang itu ada stiker teman dari Purbalingga tadi.”

“Di stiker itu ada nomor teleponnya teman kami yang dari Purbalingga itu.”

“Kami lalu mendapat kabar, ada pria bernama Afuk yang menemukan dompet kami. Kami lalu diberi nomor teleponnya.”

Tapi ketika ingin menghubungi Afuk, nomor yang dituju tidak aktif. Dan begitu bisa dihubungi dan tersambung, Diki dan temannya langsung dibuat terkejut karena Afuk sudah tiba di Pasuruan.

Yang semakin bikin Diki dan temannya terkejut, ialah kendaraan yang digunakan Afuk untuk menempuh perjalanan sejauh 276 kilometer.

“Pak Afuk kemudian bilang dalam perjalanan mau kembalikan dompet. Dia sudah sampai Mojosari (Pasuruan, Red), dan yang bikin saya kaget, dia ini naik sepeda onthel dari Solo.”

“Yang buat kami makin haru, kami sempat memberi sangu uang. Dia sempat menolak, sehingga sampai dipaksa oleh teman saya.”

“Kami sempat mau mengantar dia pulang, tapi beliau menolak,” kata Diky.

Afuk pun pamit kembali ke Solo dengan menggunakan kendaraan yang sama.

More From: Berita Menarik