Sama-sama Bunuh Begal, ZA Jadi Tersangka sedangkan Irfan Malah dapat Penghargaan dari Polisi!


Beda Nasib! Sama-sama Bunuh Begal, ZA Jadi Tersangka sedangkan Irfan Malah Jadi Pahlawan dan Mendapat Penghargaan dari Polisi!
Beda Nasib! Sama-sama Bunuh Begal, ZA Jadi Tersangka sedangkan Irfan Malah Jadi Pahlawan dan Mendapat Penghargaan dari Polisi! foto: suar.id

Palingseru.com – Baru baru ini heboh sorang pria yang nekat bunuh begal karena pacarnya mau diperkosa, ia nekat membunuh karena ingin mempertahankan harga diri pacarnya namun sang pemuda ini kini malah jadi tersangka pembunuhan. baca: Lindungi Pacar dari Begal, Siswa SMA Ini Jadi Tersangka Pembunuhan

Sebelumnya kasus bela diri membunuh begal pernah terjadi dan pembunuh begal tersebut smpat ditahan polisi lalu dibebaskan dan mendapatkan penghargaan dari kepolisian.

Pada saat itu remaja asal madura ini yang ditemani oleh rekannya Achmad sedang menikmati liburan di Bekasi.

Sayangnya liburan ini berujung luka karena mereka menjadi korban begal.

Kronologui tepatnya yaitu pada Rabu (23/5/2018), Irfan bersama ketiga rekannya yang satu kampung saat itu berada di Bekasi.

Lalu tiba-tiba munculah dua orang mengendarai honda beat putih.

Kedua orang tersebut adalah Aric Syafuloh alias AS dan Indra Yulianto alias IY.

Mereka pun mendekati Rofiqi smabil salah seorang diantara merek mengeluarkan celurin dari jaket.

Kemudian kedua orang ini meminta telepon genggam Rofiqi.

“Rofiqi merasa diancam dan kasih HP (telepon genggam) ke pelaku, setelah dia ancam saya dan meminta HP saya melawan,” ungkap Irfan kepada TribunJakarta.com (29/5/2018).

Perkelahian antara kedunya pun terjadi.

“Saya tangkis, langsung saya tendang kakinya, jatuhlah dia, saat jatuh itu saya langsung ambil celuritnya dan balik membacok pelaku,” jelas Irfan yang memiliki ilmu bela diri ini.

Irfan menegaskan bahwa ia melakukan perlawanan untuk bertahan agar ia dan temannya tiak mati.

Sama seperti ZA, nasib Irfan sebelumnya menjadi tersangka.

Meski kalau ditelusur ada sedikit perbedaan pada kasus keduanya meski sama-sama lawan begal untuk bela diri.

Pertama pada kasus ZA dia menyerang terlebih dahulu karena mempunyai senjata, sedangkan kasus Irfan dirinya menangkis serangan dan menyerang balik.

Kemudian barang bukti yang diamankan pada kasus ZA adalah milik sendiri meski itu alat praktik di sekolah, sedangka pada kasusn Irfan, barang bukti yang diamankan adalah milik begal (yang dia rebut).

Selain itu, Irfan langsung melaporkan kasus pembegalan setelah kejadian ke pihak kepolisan, sedangkan ZA pertama kali kasus terbongkar setelah ditemukan mayat begal.

Bahkan mayat itu adalah begal juga baru diketahui setelah ada laporan dari warga.

Status tersangka Irfan ini diketahui dicabut dan malah mendapat penghargaan dari kepolisisan, sedangkan ZA dia sekarang terancam hukuman 7 tahun penjara.

Sumber: Suar.id

More From: Berita Menarik