Ketika Pecah Ban Jangan Langsung Injak Rem, Lebih Baik Injak Gas


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Insiden pecah ban pada kendaraan memang kerap terjadi. Terutama pada kendaraan dengan muatan banyak, yang menambah massa beban dari kendaraan itu sendiri. Seperti contohnya mobil Suzuki APV yang baru saja alami kecelakaan pada Minggu (15/9/2019) di KM 36 Tol Jagorawi, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mobil yang diisi sembilan penumpang ini oleng dan kemudian terguling saat mobil alami pecah ban. Nahasnya, tiga nyawa melayang dalam peristiwa maut ini, sementara 6 penumpang lainnya luka-luka, baik berat maupun ringan.

Menanggapi kejadian nahas tersebut, Fachrul Rozi, selaku Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia lantas memberi arahan ketika pecah ban.

“Ketika pecah ban jangan injak rem, lebih baik injak gas. Terutama buat pengemudi panik atau latah, daripada injam rem lebih baik injak gas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rozi menjelaskan, itu karena menginjak gas akan menurunkan gaya tarik ke samping, yang menjadi pemicu oleng dan tergulingnya mobil.

Selain tidak menginjak rem, Rozi juga menyarankan untuk tidak memperlambat laju mobil, karena ini juga akan memperbesar gaya tarik ke samping.

“Bagi pengemudi panik, untuk menenangkan diri sambil melaju saja. Tambah gas sedikit agar tercipta gaya tarik ke depan, kalau sudah siap baru kurangi kecepatan secara perlahan,” ucapnya.

“Perlu diingat jangan direm ya, kurangi kecepatan dengan lepas gas dan menurunkan gigi saja, tapi jangan tiba-tiba, lakukan secara perlahan saja,” tambahnya, demikian mengutip Tribunnews.com, Kamis (19/9).

More From: Gaya Hidup