Bayi 3 Bulan di Riau ini Meninggal Dunia diduga Akibat Terpapar Kabut Asap


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Penduduk yang tinggal di wilayah terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) satu per satu mengalami gangguan kesehatan, bahkan dilaporkan telah ada yang sampai meninggal dunia.

Ironisnya, korban yang meninggal dunia dalam bencana Karhutla ini adalah seorang bayi, yang bahkan baru ‘menjamah’ dunia ini selama tiga hari.

Bayi malang itu meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Syafira Pekanbaru, Riau.

“Pada hari kedua setelah kelahiran, anak saya mengalami batuk-batuk dan juga sesak napas langsung saya ke bidan dan bidan memberikan obat. Setelah pulang dari bidan tiba-tiba demam tinggi,” jelas ayah bayi, Evan Zebdrato, dilansir Tribunnews.com.

Sejak saat itu, kondisi bayi yang belum sempat diberi nama ini semakin memburuk, hingga pada Rabu (18/9/2019), bibir sang bayi mulai menghitam.

“Istri saya terkejut ketika istri saya bilang bibir anak saya menghitam dan panasnya makin tinggi, malam itu juga saya langsung bawa ke RS Syafira, namun dalam perjalanan bayi saya tidak tertolong lagi namun bayi diperiksa dokter RS Syafira,” tutur Evan.

Dari pemeriksaan itulah, terungkap penyebab meninggalnya sang bayi, yang tak lain akibat kabut asap. Organ dalam tubuhnya terkena virus kabut asap.

“Rencananya siang nanti sekitar pukul 1 siang akan dikebumikan di Binjai Kecamatan Tenayan Raya,” kata Evan.

More From: Berita Menarik