Padahal Usianya Baru 16 Tahun, Khairunnisa Ramli Berkesempatan Duduki Posisi Dirjen Bea Cukai


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Orang yang berumur cukup, memiliki title dan menguasai bidang, mungkin itu beberapa hal yang menggambarkan seorang Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Ya, mengingat ini suatu profesi yang berperan penting bagi negara dalam hal memberantas peredaran barang-barang ilegal yang dapat mengancam penerimaan negara dan berbahaya bagi masyarakat tanah air.

Tapi di sini, tak satu pun gambaran itu mencerminkan seorang Dirjen Pajak berikut ini. Pasalnya, seseorang yang menjabat posisi tertinggi itu adalah seorang gadis berusia 16 tahun.

Dia adalah Putri Khairunnisa Ramli.

Putri menduduki jabatan sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai di Kantor Kementrian Keuangan.

Namun itu hanya berlaku sehari.

Sebelumnya, seperti dilansir Surya.co.id, Putri mengikuti Girls Take Over, yakni program Yayasan Plan Internasional Indonesia yang bekerja sama dengan Kemenkeu dalam rangka hari Perempuan Internasional. Di program tersebut, Putri berhasil mengalahkan 661 pendaftar, untuk mengisi posisi sebagai Dirjen Pajak sehari, yang dijabat oleh Heru Pambudi.

Gadis asal Bone, Sulawesi Selatan yang duduk di kelas 12 MIPA 3 SMAN 1 Bone ini pun mengaku bangga dan senang, meski hanya dapat menjabat sehari.

“Alhamdulilah diberi kesempatan emas oleh Kementrian Keuangan untuk men-take over posisi Dirjen Bea Cukai RI.

Pastinya, saya senang sekali dan merasa terhormat bisa diajak bersinergi dan memimpin rapat inti di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” tuturnya.

Yang semakin membuatnya hatinya begitu senang ialah dimana dirinya bisa berdiskusi langsung dengan Menteri Keuangan RI,Sri Mulyani.

“Suatu kesempatan luar biasa bisa berdialog mengenai isu ‘Kesetaraan Gender’ bersama Ibu Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan RI. Sangat terhormat, bisa langsung mendengar cerita dan perjuangan Ibu Sri Mulyani selama ini.

Semakin senang sekali, ketika mengetahui bahwa yang memilih para juara adalah Ibu Menteri langsung dan kita berdiskusi mengenai substansi pesan yang disampaikan di video,” tutur Putri.

More From: Berita Menarik