Pelaku Penusukan Wiranto Terkenal Pintar dan Lulusan S1, Pernah Pakai Narkoba dan Juga Judi


Pelaku penusukan wiranto
Pelaku penusukan wiranto via: tribunnews.com

Palingseru.com – Sosok Syamsir Alamsyah alias Fal alias Abu Rara kini mendadak terkenal akibat aksi nekatnya yang menusuk perut Menko Polhukam, Wiranto, Kamis (10/10/2019).

Pria berusia 51 tahun tersebut melakukan aksinya bersama satu terduga pelaku lain yang merupakan seorang perempuan, disaat Wiranto tengah menyapa dan menyalami warga yang berada di pintu gerbang lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Seiring mencuatnya kasus penusukan ini, beragam fakta seputar Abu Rara pun langsung bermunculan di ruang publik.

Seperti dilansir Tribunnews.com, Abu Rara adalah sosok pria yang pintar. Dia merupakan sarjana hukum lulusan universitas ternama di Sumatera Utara. Dia juga aktif di dunia dakwah, dengan sering menjadi penceramah di mushola di samping rumahnya terdahulu, di Jalan Alfakah V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli.

Tetapi, di balik pencapaian membanggakannya itu, terselip kehidupan kelam. Abu Rara nyatanya pernah masuk ke dunia hitam, sebagai pengguna narkotika.

Sahabatnya, Alex (39) mengatakan jika Abu Rara dulu mengkonsumsi pil kurtak. Bahkan pernah menelan 12 pil kurtak secara bersamaan, hingga membuat dia kehilangan kendali.

“Sampai hitam keningnya disundutnya dengan api rokok setelah makan 12 butir kurtak. Itu di depanku,” kata Alex.

Tidak cukup sampai di situ, judi togel pun pernah dilakukan oleh Abu Rara.

Semua masa kelamnya itu menghilang usai Abu Rara berangkat ke Malaysia selama lima bulan.

“Sepulangnya dia itu lah, saya bilang oh udah Islam dia. Bercanda aja.

Maksudnya dia sudah pake peci. Kes mushola, ngisi pengajian, ceramah, tapi kurang disukai warga. Akhirnya dia pun tarik diri,” beber Alex.

Sementara mengenai dugaan terpapar paham ISIS, Alex tidak dapat membenarkannya. Namun dia mengatakan jika Abu Rara tidak menyukai Pancasila dan memiliki keinginan untuk ikut berjihad di Suriah.

“Dia nunjukin seperti bendera, panji hitam itu. Menolak Pancasila, tapi saya berbeda pendapat. Saya tetap NKRI harga mati,” tutur Alex.

More From: Berita Menarik