Ayahnya Telah Meninggal Dan Ibunya Alami Gangguan Jiwa, Bocah Kelas 5 SD ini Nekat Curi Ponsel Untuk Biaya Sekolah


via: kompas.com

Palingseru.com – Aksi pencurian memang membuat berang siapa pun. Terlebih, aksi tersebut diwarnai dengan tindak kekerasan oleh pelaku pencurian. Namun untuk kasus satu ini justru memberikan reaksi berbeda bagi kita yang mendengarnya.

Meski perbuatannya tak dibenarkan, namun alasan bocah ini sampai nekat mencuri sungguh memilukan. Dia terpaksa mencuri sebuah ponsel milik tetangga kosnya di Komplek IDI, Kecamatan Panakkukang, Makassar, karena ingin membiayai sekolahnya.

“(Motifnya) betul demi biaya sekolah. Pelaku masih duduk di bangku SD kelas 5.”

“Dia bingung mau biayai sekolahnya, karena bapaknya sudah meninggal. Sementara ibunya mengalami gangguan jiwa,” ungkap Kepala Seksi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim.

Setelah mencuri ponsel tersebut, RT kemudian menjualnya dengan seharga Rp 300.000 kepada seseorang yang tinggal tidak jauh dari indekosnya.

Dilansir Kompas.com, tindakan tak terpuji RT pun lantas dilaporkan oleh korban, yang merupakan seorang perempuan asal Poso, Sulawesi Tengah.  Namun, begitu mengetahui alasan RT melakukan pencurian, wanita itu akhirnya mencabut laporan.

“Korban mencabut laporan serta tidak keberatan karena merasa kasihan. Korban dan pelaku juga satu kosan,” kata Bripka Ahmad Halim.

AD: Hotel murah di Indonesia mulai dari Rp 99rb, Pesan di RedDoorz Install Aplikasinya Sekarang!

Kini, pelaku telah diserahkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk dibina.

More From: Berita Menarik