Karena Ekonomi dan Dendam Asmara, Jadi Penyebap Ibu dan Anak Membunuh Korban yang Jenazahnya Dicor di Bawah Mushala


via: kompas.com

Palingseru.com – Akhirnya, sosok pembunuh jenazah yang dicor di bawah mushala di dalam rumahnya di Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berhasil diungkap aparat kepolisian.

Setelah sebelumnya mengarah pada sosok J, selingkuhan istri almarhum Surono, pelaku pembunuhan sesungguhnya justru sungguh di luar dugaan. Adalah istri dan anak almarhum Surono sendiri, yakni Busani (45) dan Bahar (27).

Adapun motif kedua pelaku tega menghabisi nyawa korban, diterangkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, karena ekonomi dan dendam yang dilatarbelakangi asmara.

“Motif pembunuhan itu karena ekonomi, juga ada dendam yang dilatarbelakangi asmara,” ujar Kapolres.

Lebih jelas, AKBP Alfian menjelaskan, kedua pelaku merasa adanya ketidakadilan dalam pembagian penghasilan dari hasil panen kopi milik korban, yang mencapai Rp 90 – Rp 100 juta.

Bahar dan ibunya, Busani, menduga uang milik Surono yang didapat dari hasil panen kopi diberikan kepada seorang perempuan yang menjalin hubungan dengan pria 51 tahun tersebut.

Di sinilah, muncul niat jahat untuk menghabisi korban. Ditambah, Bahar mendengar cerita dan keluhan ibunya. Akhirnya, Bahar memutuskan untuk membunuh ayahnya, tanpa dilarang dan dihalangi oleh sang ibu.

Setelah itu jasad Surono ia kubur dalam mushala yang terdapat di area dapur rumah mereka. Selanjutnya, Bahar kabur dengan berpura-pura merantau ke Bali, dengan turut membawa uang ayahnya senilai Rp 6 juta dan sepeda motor Honda CBR, yang kemudian dijualnya sebesar Rp 19 juta.

Sementara sang ibu memilih untuk menikah siri dengan pacarnya, JM.

“Kalau JM tidak mengetahui jika korban S sudah meninggal dan dikubur di rumah itu. Pada Mei 2019, tersangka B (Busani) menikah siri dengan J. Mereka kemudian tinggal di rumah tersebut, sebelum akhirnya 15 hari sebelum kasus ini terbongkar, B dan J ini sudah berpisah alias tidak memiliki hubungan lagi,” terang Kapolres, demikian mengutip Kompas.com, Jumat (8/11).

More From: Berita Menarik