Baru Ngontrak 2 Minggu Wanita Muda Bercadar ini ditangkap Densus 88, Pemilik Kos Dipeluk: Doakan Saya ya Bu, Saya Dibilang Teroris


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Menyusul tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019), anggota Densus 88 Antiteror Polri kini gencar melakukan penangkapan terhadap para terduga teroris.

Para terduga teroris yang berhasil diamankan diantaranya pasangan suami istri, DS (24) dan DK (25), yang hidup mengontrak di Kampung Cibodas RT 03/RW 01 Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Mengutip TribunCirebon.com, sang suami, DS lebih dulu ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, di tempat ia mengajar di Tsanawiyah Cibanteng. Setelahnya, baru sang istri DK, yang diamankan di rumah kontrakannya pada Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat ditangkap dan hendak dibawa oleh Polwan, DK yang memakai jilbab syar’i lengkap dengan cadar sempat memeluk ibu kos pengelola kontrakan yang bernama Imas Masitoh (32).

“Dia memeluk saya minta doa saja saat menyerahkan kunci kamar tadi. Dia bilang doakan saya ya bu, saya dibilang teroris, katanya begitu tadi,” terang Imas.

Lebih lanjut, Imas mengatakan bahwa DK dan suaminya baru dua minggu tinggal di rumah kontraknya, sejak terhitung tanggal 31 petang lalu.

“Mereka mengontrak Rp 250 perbulan, saya juga tak curiga terlibat teroris, yang saya ingat tadi dia sempat memluk saya sebelum dibawa Polwan dan polisi,” kata Imas.

Hanya saja, sejak resmi mengontrak, DK dan suaminya begitu tertutup. Mereka jarang berkomunikasi dan bersosialisasi dengan warga sekitar.

Bahkan pintu kamar kontrakan selalu terkunci dengan bagian gordyn yang juga selalu tertutup.

More From: Berita Menarik