Mayat Ini Ditemukan Warga di Dalam Hutan Kondisinya Sudah Jadi Kerangka yang Sudah Terpisah


Polisi saat mengamankan kerangka manusia di Kawasan Hutan Petak, Blok 62 Sumur Bandung RPH Cisarua, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). - istimewa/Polsek Cisarua

Palingseru.com – Sesosok mayat yang kondisinya tinggal kerangka ditemukan di Kawasan Hutan Petak, Blok 62 Sumur Bandung RPH Cisarua, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (3/12/2019).

Awalnya mayat tersebut ditemukan saat seorang warga bernama Ahmad yang akan mencari rumput.

Saat itu dia melihat kerangka manusia dalam kondisi sudah terpisah, kemudian melaporkan ke pihak RPH dan anggota Polsek Cisarua.

Kapolsek Cisarua Kompol Ikhwan Heriyanto, mengatakan, setelah mendapat laporan pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Dan ternyata memang mayat tersebut kondisinya sudah menjadi kerangka.

“Kami temukan mayat itu di aliran sungai, dugaan awal korban ini terpeleset lalu terseret aliran air sungai, hingga meninggal dunia,” ujarnya saat ditemui di Mapolsek Cisarua, Selasa (3/12/2019).

Menurutnya, korban yang berjenis kelamin laki-laki itu diduga meninggal sejak lima bulan yang lalu.

Namun baru ditemukan saat ini, sehingga kondisinya tinggal tulang belulang dan sulit untuk diidentifikasi karena tidak ditemukan identitas apa pun.

Dalam penemuan mayat tersebut, polisi hanya menemukan barang bukti gelang warna hitam, jam tangan warna putih, gelang kain warna merah putih biru, dan gelang plastik di kaki kanan.

“Tapi untuk sementara tidak ada laporan kehilangan orang, jadi kami meminta apabila ada keluraga yang merasa kehilangan sejak lima bulan yang segera informasikan ke kami,” kata Kompol Ikhwan Heriyanto.

Untuk saat ini, kata dia, kerangka manusia itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk dilakukan autopsi dan untuk mengetahui identitas secara detail dari korban tersebut.

“Jadi untuk saat ini untuk identitas dan siapa keluarganya belum jelas, kami harus menunggu dulu hasil autopsi dari korban ini,” ucapnya.

Di lokasi kejadian, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, mengamankan barang bukti, dan mengamankan kerangka manusia untuk diidentifikasi di rumah sakit. [TribunJabar]


Like it? Share with your friends!