Sejak Indonesia Merdeka, Warga di Daerah ini Baru Bisa Rasakan Jalan Mereka Beraspal


via: kompas.com

Palingseru.com – Tepat pada 17 Agustus 1945, Indonesia dinyatakan merdeka. Indonesia resmi terbebas dari penjajah. Tapi sekali lagi, apakah benar Indonesia sudah merdeka? Karena faktanya, sudah lebih dari puluhan tahun ini, kesejahteraan rakyat tak juga nampak.

Tak terlihat perkembangan pesat pada bangsa ini. Bahkan, seiring berjalannya waktu, masih banyak rakyat yang masih terisolir, jauh dari perhatian pemerintah.

Penduduk di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, salah satu contohnya. Selama berpuluh-puluh tahun, sejak Indonesia merdeka, penduduk di sini terisolir dan memiliki kesulitan pada akses jalan.

Setiap hari, saat ingin beraktivitas, mereka harus melewati jalan dengan medan berbatu dan berlumpur licin.

Penderitaan pun kian bertambah saat ingin pergi ke Kota Kabupaten Luwu Utara. Perjalanan bisa menghabiskan waktu hingga 8 jam lamanya, dan harus menggunakan kendaraan yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan ban trail. Sedangkan masyarakat Seko tidak semuanya memiliki kendaraan tersebut, sehingga terpaksa mengeluarkan uang Rp 700.000 hingga Rp 1.000.000 untuk sewa ojek, melansir Kompas.com.

Tapi beruntung, semua penderitaan mereka kini berakhir sudah, sejak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melakukan pembukaan jalan.

“Kami tahu, masih banyak jalan yang terisolir di Sulsel dan ini baru awal dan bukan akhir. Kami hanya pelayan masyarakat dan berusaha maksimal. Dan kami berharap semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa memudahkan dalam menjalankan amanah ini,” kata Wakil Gubernur Sulsesl, Andi Sudirman.

Terpisah, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan bahwa pembangunan jalan dirancang berbentuk segitiga emas, yang diharapkan nanti dapat meningkatkan pereknomian di wilayah terpencil tersebut.

“Jalur segitiga emas ini akan menghubungkan akses jalan dari Seko, Sulawesi Selatan ke Sulawesi Tengah melalui Kabupaten Sigi dan Sulawesi Barat melalui Mamuju. Kita terus berusaha agar akses jalan ini tidak hanya sampai di Seko saja. Kita ingin membuat jalur segitiga emas yang nantinya menghubungkan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat,” tutur Nurdin.

More From: Berita Menarik