Berawal Dari Nonton Video Bokep Bersama, Ayah Ini Tega Jadikan Anak Kandungnya Jadi Budak Nafsunya Selama 5 Tahun


via: tribunnews.com/

Palingseru.com – Seperti kalimat yang sering kita dengar, bahwa Tuhan tidak pernah tidur. Tuhan selalu mengawasi dan mempertunjukkan setiap kelakuan atau perbuatan umatnya melalui berbagai kejadian, bila memang sudah waktunya.

Seperti contohnya kasus berikut ini. Perbuatan bejat Purwanto (41) yang selama tiga tahun belakangan ini menjadikan putrinya, A (14) sebagai budak nafsunya, akhirnya terungkap melalui kasus narkoba yang menjeratnya.

Disaat Purwanto diamankan polisi atas kasus penyalahgunaan narkotika, secara bersamaan putrinya membuka suara. Dia yang selama ini selalu tutup mulut akibat diancam, akhirnya berani menceritakan perbuatan bejat ayahnya pada sang ibu, yang hidup berpisah dengannya usai perceraian.

“Setelah pelaku kami tangkap kasus narkoba, korban baru berani cerita ke ibunya. Malam itu juga ibunya datang ke Polsek (Ponggok, Kabupaten Blitar) untuk melaporkan kasus asusila tersebut,” ungkap Kapolsek Ponggok Iptu Sony Suhartanto, dikutip TribunAmbon.com.

“Selama ini korban tinggal sama pelaku. Sedangkan pelaku dengan istrinya pisah ranjang (bercerai),” lanjut Kapolsek.

Dari pengakuan itu, korban mengaku diperkosa sejak masih kelas 6 SD sampai sekarang kelas 2 SMP.

“Perbuatan pelaku sudah berlangsung tiga tahun. Dalam seminggu, pelaku bisa dua sampai tiga kali menggauli anaknya,” kata Kapolsek.

Selama melakukan aksi bejatnya, pelaku selalu mengancam korban dan tak jarang memukul korban bila menolak.

“Korban pernah ditampar sama pelaku karena menolak melayani nafsu bejatnya,” paparnya.

Hal itu pun diakui oleh pelaku, yang menuturkan, “Kalau dia berontak, saya biarkan, besoknya saya coba lagi. Tapi, saya pernah memukulnya karena menolak melayani nafsu saya.”

Purwanto juga tak menampik sering memperlihatkan video panas pada anaknya sebelum melakukan aksi bejatnya.

Atas perbuatannya, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, “Pelaku kami jerat dengan pasal UU Kesehatan dan UU Perlindungan Anak.”

More From: Berita Menarik