Lagi Cari Makan, 13 Sapi di Kupang ini Mati Tersambar Petir


via: kompas.com

Palingseru.com – Sepertinya, sambaran petir memakan korban marak terjadi di Indonesia. Belakangan ini banyak mencuat laporan warga meninggal akibat tersambar petir. Terakhir di Pinrang, tepatnya di Kampung Sali Sali, Desa Pancara, Kecamatan Patampanua, Selasa (3/12/2019).

Dimana salah seorang pekerja proyek irigasi disambar petir saat sedang berteduh di sebuah pondok persawahan bersama lima rekan kerjanya.

Nah baru-baru ini, sambaran petir kembali memakan korban. Tapi kali ini bukan manusia, melainkan hewan sapi. Sebanyak 13 ekor sapi di Dusun 05, Kampung Kolona, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mati tersambar petir.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/12/2019) kemarin, saat sapi-sapi itu mencari makan di Padang Kolana.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 Wita, saat sapi milik saya dan beberapa warga lainnya dilepas di Padang Kolana,” terang salah seorang pemilik sapi, Yakob Apaut, dilansir dari Kompas.com.

Saat kejadian, Yakob menerangkan, bahwa kondisi memang sedang buruk-buruknya, dimana hujan lebat disertai petir.

Karena cuaca buruk, dia pun bersiap memasukkan hewan peliharaannya ke kandang. Namun dia justru dibuat kejut dengan pemandangan para sapi yang bergerombol berhamburan akibat terkena petir.

“Saya langsung kembali ke kampung untuk menyampaikan ke warga lainnya. Kami bersama-sama datang ke lokasi untuk mengecek jumlah sapi yang tersambar petir,” ungkapnya.

Meski harus dibuat rugi hingga belasan juta rupiah, namun Yakob berusaha mengikhlaskannya.

“Kami terima kejadian ini sebagai musibah,” ucapnya.

More From: Berita Menarik