Dengan Modal Seragam Polisi, Pria ini Sukses Tipu Banyak Wanita, Setelah Mendapat Rekaman Video Syur Para Korban Lalu Digunakan Untuk Meminta Uang


via: tsatic.net

Palingseru.com – Kasus kejahatan kini semakin beragam dengan seiring banyaknya modus yang digunakan oleh para pelaku. Berpura-pura menjadi polisi, adalah salah satu modus yang paling banyak digunakan mereka.

Ya, besarnya daya tarik polisi dalam meluluhkan hati wanita menjadi alasan utama mereka memanfaatkan profesi tersebut sebagai ‘modal’.

Terbaru, seorang pria 31 tahun di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang berhasil mengajak video sex sejumlah korbannya dan kemudian mengancam disebarkan untuk memerasa para korban.

Aksinya itu berjalan mulus berkat status polisi gadungan yang ia ciptakan serapih mungkin di akun media sosial Facebook dan Instagramnya.

“Aku cari wanita-wanita yang membuat status, lalu aku like.

Setiap ada status baru beberapa wanita, selalu aku like biar mereka penasaran (mendapat like dari seorang polisi),” terang Bustanul Ardi yang menggunakan nama samaran Brigpol Ardi, dilansir TribunJakarta.com.

Berkat rasa penasaran itu, calon mangsanya akan masuk ke perangkapnya. Mereka mulai membuka komunikasi dengan Ardi melalui layanan obrolan. Di sini, Ardi kemudian mengarahkan calon mangsanya untuk bertukar akun Instagram, untuk semakin meyakinkan calon mangsanya bahwa dia seorang polisi yang bertugas di Polda Jambi.

“Setelah di Instagram, baru korban aku ajak berkomunikasi biar tidak curiga. Dari situ, baru nanti aku ajak untuk bertukaran nomor telepon,” ujarnya.

Dengan modal yang semakin besar, Ardi lantas semakin leluasa melancarkan aksinya. Dia mengajak para korbannya melakukan video call, lalu membuatnya nyaman sampai benar-benar yakin.

“Setelah beberapa kali video call, korban aku rayu. Korban aku ajak untuk video sex melalui WhatsApp. Korban yang percaya, mau aku ajak seperti itu,” ungkapnya.

“Saat video sex para korban tidak sadar. Saat mereka bugil langsung aku rekam. Ini yang jadi senjata aku untuk memerasa mereka,” bebernya.

Nominal uang yang ia dapat pun beragam, mulai dari Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta.

Tapi aksi penipuannya itu telah terhenti setelah dilaporkan salah satu korban yang berinisial IR.

“Akhir November lalu kami berhasil menangkap tersangka di kediamannya di Lubuk Linggau,” ujar Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel Kompol Ardhi Setyawan.

More From: Berita Menarik