Bayinya Yang Baru 40 Hari Tewas Tersedak Pisang, Ternyata Ibunya Gak Tahu Jika Bayi Belum 2 Bulan Tidak Boleh Diberi Makan


via: tribunnews.com/Ilustrasi Bayi Tersedak Makanan

Palingseru.com – Inilah mungkin alasan Kementrian Agama menambahkan persyaratan baru pernikahan bagi pasangan yang akan menikah, dengan mengantongi sertifikat nikah, sebagai tanda bukti kesiapan calon pengantin setelah melalui pendidikan dan pelatihan pra nikah.

Sehingga, kecil kemungkinan terjadi perceraian serta kesalahan pada pola asuh anak, seperti kejadian yang baru-baru ini mencuat dan menghebohkan masyarakat.

Dimana seorang ibu memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI pada bayinya yang baru berusia 40 hari.

Padahal, seperti yang kita ketahui, organ vital dalam tubuh anak bayi belum bisa bekerja optimal. Karenanya, hanya dianjurkan diberi ASI.

Namun oleh Yuni Sari (27), AH, bayi perempuan kembarnya diberi makan pisang.

“Awal mula kejadiannya sekira jam 20.00 WIB, ibu korban mencoba memberikan makanan pisang sebagai makanan pendamping ASI kepada korban memakai sendok sebelum ditidurkan,” jelas AKP Erick Sitepu, Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dilansir today.line.me.

Pisang itu kemudian tersangkut di tenggorokan bayi malang itu, hingga membuat ia tersedak dan hidungnya mengeluarkan darah.

Yuni beserta kerabatnya langsung membawa korban ke Puskesmas Kebon Jeruk, tapi “Setelah sampai di Puskesmas korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” sambung Kapolsek.

Mengenai kelalaiannya itu, Yuni Sari mengaku tidak mengetahui kalau anak di bawah usia enam bulan belum boleh diberi makan.

Dia pun sempat diperiksa oleh polisi, namun tidak ditahan karena tidak ada undang-undang yang mengatur tentang kelalaian.

More From: Berita Menarik