Kasus Penemuan Mayat Balita Tanpa Kepala Dua Pengasuh PAUD ditetapkan jadi Tersangka


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Kasus tewasnya Muhammad Yusuf Ghazali, balita 4 tahun yang hilang di PAUD di Jalan AW Syahranie, Samarinda dan kemudian ditemukan tewas tanpa kepala di sungai pada 8 Desember 2019 lalu ternyata masih terus bergulir.

Pihak kepolisian terus mengusut kasus kematiannya.

Dan terbaru, polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni pengasuh di PAUD.

“Jajaran Polsek Samarinda Ulu (telah) melakukan penjemputan terhadap tersangka berinisial (ML) dan (SY) di PAUD,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M. Ridwan.

Keduanya dianggap lalai saat bertugas.

Padahal, kedua orangtua balita malang tersebut, yakni Bambang Sulistyo (34) dan Melisari (30) telah memberikan kepercayaan penuh hingga berani menitipkan anaknya di PAUD tempat penitipan anak, tempat kedua tersangka bekerja, selama mereka bekerja.

Namun entah bagaimana, Yusuf malah lepas dari penjagaan mereka hingga akhirnya ditemukan tewas mengenaskan dengan organ tubuh yang tak lagi lengkap.

via: tribunnews.com/lokasi penemuan jasad Muhammad Yusuf

Hilangnya Yusuf secara tiba-tiba ini pun sempat membuat sang ayah, Bambang bertanya-tanya.

“Anak saya ini autis, pendiam dan kurang bisa berbicara. Kemarin kami dapat kabar dari PAUD, mereka menjelaskan kalau ada kemungkinan, anak saya keluar pagar karena memang kondisi pagar terbuka, tapi kok saya kurang yakin.

Sebab anak saya itu pendiam mas. Misalkan saya minta dia duduk di satu tempat gitu, dia sudah tidak bakal kemana-mana, apalagi anak saya itu takut air mas,” ungkap Bambang, dilansir dari TribunnewsBogor.com.

via: tribunnews.com

Atas kejadian ini, pihak keluarga akan melayangkan tuntutan terhadap pihak yayasan.

“Anak kami ini hilang saat jam asuh, bukan saat pulang, artinya ini kelalaian dari yayasan yang seharusnya dijaga malah sampai kayak gini,” kata Lukman, paman korban.

More From: Berita Menarik