Jika Merusak Hutan, Gubernur Kalimantan Timur Akan Hentikan Pembangunan Ibukota Negara Baru


via: kompas.com

Palingseru.com – Indonesia saat ini memang sedang banyak dihadapi berbagai fakta miris nan memilukan. Diantaranya terancam hilangnya predikat “paru-paru dunia” Indonesia, yang didapat berkat kepunyaan hutan yang menduduki urutan ketiga terluas di dunia, dengan hutan tropis dan sumbangan dari hutan hujan (rain forest) Kalimantan dan Papua.

Itu karena keserakahan para penghuninya, yang menebang pohon-pohon tanpa pertimbangan. Demi uang, tanaman hijau yang juga jadi habitat para hewan dirampas dan dimusnahkan. Bahkan beberapa diantaranya dilakukan dengan dalih kemajuan infrastruktur negara.

Karena ini, dengan sigap, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyuarakan ketidaksetujuannya dalam perencanaan pembangunan ibu kota baru di Kaltim.

“Saya akan hentikan sendiri kalau merusak hutan,” tegasnya.

Menurutnya, Kaltim telah berkomitmen menjaga lingkungan dalam deklarasi internasional. Oleh karenanya, dia menepis segala rencana pembangunan yang berujung perusakan hutan di Kaltim.

“Lebih baik tidak ada ibu kota negara di Kaltim jika merusak hutan Kaltim,” lanjutnya, saat ditemui usai pertemuan di kantor Gubernur, Senin (3/2), dikutip Kompas.com.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menunjuk Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota baru. Adapun dua lokasi pilihan, yakni Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.


Like it? Share with your friends!