Megawati Nekat Gantung Diri di Depan Bayinya Sendiri


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Tidak hanya Korea Selatan, Indonesia juga banyak mencatat kasus bunuh diri tiap tahunnya. Faktor sosial ekonomi, hubungan percintaan, kondisi keluarga dan psikologis, menjadi beberapa diantara hal yang memengaruhi risiko bunuh diri.

Namun untuk kasus bunuh diri yang dilakukan ibu muda bernama Megawati Manai (20) ini masih belum diketahui motifnya.

Tetapi, sebelum nekat mengakhiri hidupnya di kediamannya di Lingkungan Baddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (3/2/2020), Megawati sempat menjalin komunikasi bersama suaminya, Riswan (21) melalui video call.

“Jadi sebelum gantung diri, dia (Megawati) video call dengan suaminya, dari riwayat percakapannya, sepertinya memang sudah ada niat bunuh diri,” ungkap Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul.

Suami korban sendiri sedang bekerja mencari nafkah, mengemudikan truk kampas di Kampung Lompoa, Jeneponto, melansir TribunJakarta.com.

Selain video call, ibu satu anak itu juga sempat menyisakan momen terakhir bersama ibunya.

“Sebelum korban gantung diri masih sempat makan rujak dengan ibunya,” kata AKP Syahrul.

Beberapa saat setelah itulah, korban melakukan aksi nekatnya, dan dilakukan tepat di hadapan anak semata wayangnya.

“Korban gantung diri dengan menggunakan jilbab yang diikat pada pasak tengah atas rumah panggung. Disaksikan oleh anaknya yang masih bayi sekitar delapan bulan,” terang AKP Syahrul.

Sang bayi yang melihat ibunya tergantung lantas menangis histeris, hingga mengundang perhatian keponakan korban yang bernama Nanang, yang berada di kolong rumah (panggung).

“Sampai di atas rumah (Nanang) melihat korban tergantung, kemudian keponakannya Nanang memanggil orangtya korban yang masih ada juga di sekitar rumahnya,” lanjutnya.

Hingga saat ini, kasus bunuh diri Megawati masih diselidiki.

“Untuk motifnya belum diketahui, kita masih lakukan penyelidikan,” tutup AKP Syahrul.

More From: Berita Menarik