Dua Guru SMA ini Malah Kelahi di dalam Kelas dan ditonton oleh Murid Muridnya


via: tribunnews.com/Gambar Ilustrasi

Palingseru.com – Bukan lagi perkara perkelahian antar murid, atau murid dan guru, tapi kejadian yang berhasil terekam kamera hingga menyebar luas di media sosial ini memperlihatkan perkelahian sesama guru.

Dua oknum guru yang diketahui dari SMAN 8 Medan itu terlibat adu mulut, kemudian saling dorong dan pukul.

Beruntung, para siswa dalam kelas bertindak cepat, memisahkan keduanya. Sehingga tak terjadi perkelahian lebih lanjut. Namun setelah kejadian itu, tepatnya jam pulang sekolah, salah satu oknum guru, yakni DP selaku guru honorer olahraga, masih melampiaskan emosinya.

Dia merusak motor dan pengaman kepala milik guru matematika berinisial HM.

Adapun kronologi kejadian, berdasarkan keterangan HM, berawal saat DP memanggil dua orang siswa yang sedang diajarnya di lantai III.

“Aku terkejut saat dia datang dan sontak memanggil murid dari kelasku, waktu itu kami sedang bahas soal matematika karena kelas III kan mau ujian. Itu baru satu jam proses belajar dari pukul 07.30 WIB,” ungkapnya, dilansir dari Surya.co.id.

Entah karena merasa derajatnya tinggi, yakni sebagai anak kepala sekolah, meski masih berstatus honorer di sekolah tersebut, DP dengan sombongnya memanggil dua siswa itu tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada HM, sebagai pengampu mata pelajaran yang sedang berjalan.

“Usai dipanggilnya siswa itu, dia (DP) langsung balik badan dan turun ke bawah. Lalu murid yang dipanggil itu langsung menghadap saya dan minta izin. Saya tidak izinkan sebab tidak ada keterangan padaku mengapa siswa itu dipanggil. Lagian, DP tidak ada kasih tahu apa-apa kepadaku perihal anak yang dipanggil, permisi pun tidak,” terangnya.

Karena kedua siswa bersangkutan tak kunjung turun, DP akhirnya kembali selang lima belas menit kemudian.

Di sinilah, awal mula perkelahian itu terjadi. DP yang masih dengan sikap sombongnya mengeluarkan kalimat-kalimat tak pantas dengan nada tinggi, bahkan ia turut melayangkan tangannya ke kepala HM.

Kasus ini telah dilaporkan oleh HM ke Polsek Medan Area.

“Kami sudah menerima laporan dari salah satu guru yang ada di video itu. Namun yang dilaporkan bukan kasus penganiayaan, tapi perusakan motor dan helm,” ujar Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago, saat dikonfirmasi.

More From: Berita Menarik