Tak Terima Orangtuanya Yang Sudah Meninggal Dihina, Pemuda Ini Nekat Pukul Tetangganya Dengan Besi Hingga Tewas


via: today.line.me

Palingseru.com – Berawal dari cekcok mulut lalu berujung menghina orangtua yang telah meninggal, membuat Arif tak bisa menahan emosinya hingga akhirnya gelap mata. Pedagang nasi goreng di Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini membunuh tetangganya sendiri yang bernama Sudiri, 55 tahun.

“Karena kesalahpahaman mereka saling cekcok hingga akhirnya terjadi penganiayaan mengakibatkan korban meninggal,” kata Kapolres Tegal, AKBP Muhammad Iqbal Simatupang.

Lebih jelas, AKBP Muhammad Iqbal mengatakan bahwa percekcokan itu terjadi saat Arif menutup saluran air yang menuju ke rumah Sudiri. Korban dan pelaku yang memang sebelumnya sudah tak saling tegur sapa ini lantas kembali beradu mulut dan saling mengancam.

“Tersangka ke rumah korban dan memukul kursi dengan tujuan mengancam korban dan keduanya saling mengancam,” ujar AKBP Muhammad Iqbal.

Namun karena semakin terpancing emosi, ancaman itu berakhir kejadian nyata. Arif yang diserang lebih dulu oleh korban dengan sebilah kayu secara spontan memukulkan pipa besi tepat di kepala korban, dan membuat korban terjatuh dengan posisi sujud, melansir today.line.me.

Meski langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawa korban tak tertolong. Korban meninggal karena terjadi penggumpalan darah dan tempurung kepala retak akibat pemukulan pipa besi.

Dalam kasus ini, Arif akan disangkakan dengan Pasal 361 KUHP ayat 1 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

More From: Berita Menarik