Sejak Ditinggalkan Ibunya Tiga Bersaudara Yang Suka Makan Sabun Tetangga Ini Tidak Ada Lagi Yang Memperhatikan


via: today.line.me

Palingseru.com – Nofriani (11), Yuliana (9), dan Andika (4), merupakan tiga kakak beradik yang menambah daftar panjang potret anak-anak terlantar dan korban ‘broken home’.

Ya, usai ayah dan ibunya berpisah sejak tiga tahun yang lalu, hidup ketiga bocah malang itu langsung terbengkalai.

Mulai dari masalah makan, pakaian, dan kebutuhan sekolah tak ada lagi yang memperhatikan, karena ayahnya mengalami masalah psikis akibat ditinggal pergi sang istri, sementara neneknya sudah tua, berusia 80 tahun, seperti dilansir today.line.me.

Sejak itulah, Nofriani mulai memutar otak untuk bagaimana caranya bisa mengganjal perutnya dikala lapar, yakni dengan memakan sabun.

“Memang kakaknya yang paling besar sejak usia satu tahun sudah sering makan sabun. Sabun jenis apa saja, dan itu memang sudah bawaannya,” ungkap Nurkholila Lubis, bibi ketiga bocah.

“Jadi bisa dibilang faktor kemiskinan dan kasih sayang juga yang membuat seperti ini,” timpalnya.

Anehnya, kepada Nurkholila, Nofriani mengaku bahwa sabun yang dimakannya memiliki rasa seperti susu.

“Katanya rasanya seperti susu,” ucap Nurkholila.

Kebiasaan Nofriani pun ia turunkan pada kedua adiknya. Dia kerap mengajak adik-adiknya untuk berburu sabun ke belakang rumah tetangga.

“Ketahuan sudah sering dilarang, tapi tetap saja dilakukan,” lanjutnya.

Beruntung, ketiga bocah malang tersebut sudah mendapat kehidupan layak, ditempatkan di panti asuhan setelah disepakati keluarga.

Nofriani dan Yuliani juga disekolahkan di sekolahan yang ada di Panti Asuhan Amaliah Attohir di Desa Hutatonga, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

More From: Berita Menarik