30 Tahun Jadi Muadzin Masjid, Pria Ini Dipanggil Allah saat Azan Salat Subuh


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Sesuai sabda Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Muslim (HR Muslim no 2878), bahwa kematian seseorang itu sesuai dari kebiasaannya.

Dan ini pula yang tergambarkan pada kepergian Tgk Nurdin (50) warga Gampong Pisang, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan.

Semasa hidup, Nurdin selalu menjalani perintah Tuhan, dengan beribadah dan melakukan amal ibadah lain serta bahkan menjadi muadzin di Masjid At-Taqwa, Gampong Pisang sejak 30 tahun terakhir.

Kebiasannya mengumandangkan adzan pula yang menghantarkannya menghadap Sang Kuasa.

Ya, setelah melafazkan “Hayya ‘alash shalaah” (mari menunaikan shalat) yang kedua pada Selasa (7/1/2020) subuh, Nurdin terjatuh dan menghembuskan nafas terakhirnya, melansir TribunLampung.com.

Hal ini turut dibenarkan oleh Hijrah, warga setempat.

“Benar bang, beliau menghembuskan nafas terakhir saat sedang Adzan subuh,” ucapnya.

Di mata Hijrah dan warga setempat lainnya, almarhum merupakan sosok ramah dan baik, serta menjadi muadzin tetap di Masjid At-Taqwa Gampong Pisang.

“Jadi kami merasa sangat kehilangan. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT.

Menurutnya, almarhum memang kondisinya kurang sehat sejak beberapa waktu belakangan. Nurdin bahkan hendak berangkat ke Medan untuk menjalani pengobatan di sana.

“Menurut keterangan mertua saya, tadi pagi beliau minta azan karena mau berangkat ke Medan untuk berobat. Ternyata Allah berkehendak lain,” ujarnya.

Di samping itu, Camat Labuhanhaji, Gusmawi Mustafa SE menggambarkan kondisi rumah duka.

“Suasana rumah duka ramai dengan warga yang melayat,” ucapnya.

Seperti Hijrah, Gusmawi juga merasa kehilangan atas kepergian almarhum.

“Beliau adalah sosok panutan dan istiqamah. Alhamdulilah beliau meninggal dalam kemuliaan. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” doanya.

More From: Berita Menarik