Waspada! Perokok Aktif Lebih Cepat Tertular Virus Corona


via: tribunnews.com/Perokok Berat

Palingseru.com – Ilmuwan baru-baru ini mengeluarkan fakta baru yang mengejutkan bagi para perokok. Setelah sebelumnya dihadapkan pada risiko berbagai gangguan kesehatan mengerikan, para perokok kini juga harus menerima risiko lain dari kebiasaan buruknya tersebut.

Dimana para ahli menyebut bahwa perokok lebih berisiko tinggi terinfeksi Virus Corona.

Hal tersebut dikarenakan dalam penelitian mereka lebih menjelaskan siapa yang paling rentan terhadap wabah mematikan ini. Perokok aktif bahkan lebih cenderung memiliki gejala yang paling parah, seperti pneumonia, dan lebih mungkin mati.

Di samping itu, analisis ini turut didukung dengan fakta di lapangan di China, tempat berasalnya wabah mematikan itu.

Para lelaki di China diketahui perokok berat. WHO menunjukkan bahwa 52,1 persen pria China merokok, di mana angka ini mengalahkan jumlah perokok di Inggris yang hanya mencapai 16,5 persen.

Tingginya tingkat merokok juga dikaitkan dengan hasil yang lebih serius di SARS dan MERS.

Dikutip TribunPekanbaru.com, salah satu ahli penyakit pernapasan terkemuka di Inggris, Gisli Jenkins, profesor kedokteran eksperimental di Universitas Nottingham, mengatakan bahwa perokok memiliki tingkat penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang tinggi, suatu bentuk kerusakan paru-paru. Dan orang dengan COPD berisiko tinggi pada umumnya penyakit pernapasan seperti coronavirus baru.

“China memiliki tingkat COPD yang sangat tinggi dan juga memiliki tingkat pneumonia berat yang tinggi,” ungkap Prof Jenkins.

“Dalam coronavirus khusus ini 15 persen dari populasi China yang telah terinfeksi memiliki penyakit pernafasan yang parah dan sekitar dua persen telah meninggal, di seluruh dunia penyakit ini tampaknya tidak seburuk itu,” lanjutnya.

“Kita belum tahu mengapa itu terjadi, bisa jadi epidemic ini kemudian dalam evolusinya di seluruh dunia. Tetapi kita tahu bahwa di Tiongkok ada tingkat merokok dan COPD yang sangat tinggi.”

More From: Berita Menarik