Jenderal Polisi ini Nyamar Jadi Orang Biasa Untuk Bikin Laporan Polisi Tapi Malah Dicuekin, Besoknya Kapolseknya Langsung Dicopot


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Setiap atasan memiliki cara masing-masing dalam mengetes kinerja bawahannya. Begitu pula dengan tokoh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisaris Jenderal Polisi Drs Suhardi Alius M H.

Sebagai mitra masyarakat, Komjenpol Suhardi jelas ingin seluruh aparat kepolisian bekerja dengan optimal, memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.

Tak main-main, langkah yang diambilnya terbilang antimainstream. Bak sinetron, Komjenpol Suhardi melakukan penyamaran. Dia berdandan ala orang awam, dengan memakai sandal jepit, celana jeans dan kaus biasa.

Selanjutnya, ia mendatangi salah satu Polsek di Jakarta Pusat, untuk membuat laporan. Tapi, apa yang ia alami sungguh di luar dugaan. Komjenpol Suhardi disorong ke sana kemari layaknya bola pingpong. Namun dia tetap melanjutkan penyamarannya, dan mengikuti sesuai perintah petugas di sana, yang menyuruhnya melapor ke Pospol, melansir TribunCirebon.com.

Di sini, Komjenpol Suhardi kembali disuguhkan kenyataan mengejutkan.

via: tribunnews.com

“Apa yang saya dapatkan di Pospol? Seorang Bintara sudah tua, tapi pelayanannya baik,” ucap Komjenpol Suhardi.

Atas sikap dan pelayanan yang ia dapatkan dalam penyamaran itu, Komjenpol Suhardi lantas mengambil tindakan keesokan paginya.

Dia menghubungi pimpina Polres setempat untuk memanggil Bintara itu. Selanjutnya diberikan hadiah kepada polisi tua yang tulus membantu masyarakat yang sedang kesusahan.

Sementara hal berbeda terjadi pada petugas polisi yang dianggap setengah hati dalam membantu warga. Komjenpol Suhardi langsung mencopot jabatannya karena dinilai tidak tanggap dalam bertugas.

“Yang tidak siap dalam pelayanan dan tidak tanggap kita ganti,” tegasnya.

via: tribunnews.com

More From: Berita Menarik