Kakek Tua 80 Tahun Ini Lebih Memilih Tinggal di Sebuah Gubuk Reot Daripada Tinggal Dengan Keluarganya


via: kompas.com

Palingseru.com – Enggan menyusahkan orang lain menjadi alasan kakek La Songo menolak tinggal bersama keluarganya.

Di usia yang sudah sangat senja, 80 tahun, kakek La Songo memang harus mendapat perhatian khusus. Ditambah, kondisi kesehatannya yang memburuk.

Namun, kakek La Songo justru menolak untuk dibawa dan dijaga oleh sanak keluarganya.

“Dia tidak punya anak dan istri, hidup sendiri sebatangkara. Keluarga mau tanggung, tapi dia tidak mau merepotkan orang lain sehingga memilih hidup sendiri,” kata seorang sanak keluarga, La Daeru saat ditemui di rumahnya, Jumat (13/3), dikutip dari Kompas.com.

Sementara hunian yang dijadikannya tempat berteduh berupa gubuk kecil berukuran 2×2 meter, dengan bangunan seadanya dari papan kayu dan seng, yang berdiri di atas tanah di Desa Baruta Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Dalam gubuk tersebut, hanya terdapat panci dan tikar yang sudah rusak.

Di tikar lusuh dan rusak itulah, kakek La Songo beristirahat selama seharian, karena badannya kini sudah melemah karena sakit-sakitan.

“Sakitnya lumpuh dan sudah tidak bisa berjalan sudah empat tahunan. Makanya kadang diberikan juga dari warga di sini,” ujar La Daeru.

Menjadi Perhatian Komandan Kodim 1413 Buton

Kehidupan kakek La Songo yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk reot ini ternyata telah sampai ke telinga Komandan Kodim 1413 Buton, Letkol Inf Arif Kurniawan, yang langsung memutuskan datang ke lokasi tempat tinggalnya untuk melihat keadaannya.

Dari hasil kunjungan itu, Dandim 1413 Buton ini berencana akan membuatkan rumah yang layak untuk kakek La Songo.

“Beliau ini masih ada saudaranya, ada keponakannya, tapi beliau tidak mau diajak rumah keluarganya, sehingga tinggal sendiri.”

“(Jadi) kami sudah koordinasi dengan keluarganya, kita akan buatkan tempat yang dekat dengan saudaranya sehingga lebih mudah pengawasan karena saat ini sudah sakit-sakitan. Rencana esok sudah mulai dikerjakan,” kata Letkol Inf Arif Kurniawan.

More From: Berita Menarik