Hartanya Melimpah Tak Habis Habis, 5 Orang Kaya ini Malah Merasa Menderita


via: merdeka.com

Palingseru.com – Hidup di atas kejayaan dengan kekayaan melimpah serta dikelilingi barang mewah, siapa yang tidak mau? Ya, semua orang mendambakannya, termasuk kamu!

Tapi nyatanya, tak selamanya apa yang terlihat mewah dan berkilau itu identik dengan kenyamanan.

Tak sedikit, mereka yang hidup dengan kemewahan justru hidup lebih sengsara dan sangat menderita. Lima orang di bawah ini sebagai bukti nyatanya.

Lantas, berikut ini deretan orang begitu kaya raya hingga tak lagi mampu menghitung kekayaannya namun justru merasa hidupnya sangat menderita, seperti dilansir Merdeka.com.

1.Si Kembar Inmann
via: merdeka.com

Dialah Patterson dan Georgia Inmann, pewaris harta pemilik label rokok terbesar di Amerika yakni Doris Duke.

Dari kejauhan, banyak orang yang iri dan begitu mendamba-dambakan berada di posisinya, karena di usia yang masih sangat belia, yakni 15 tahun, mereka dikelilingi kehidupan yang amat mewah.

Namun dalam sebuah artikel yang bertajuk ‘The Poorest Rich Kids In The World’ terungkap bagaimana penderitaan kedua remaja kaya raya tersebut.

Ayah mereka yang merupakan adik dari Doris Duke, Walker Inmann adalah seorang pecandu narkoba dan alkohol, yang kerap berbuat keji terhadap mereka. Diantaranya mengunci mereka di bawah tanah yang diolesi dengan kotoran yang sangat bau dan menjijikkan.

Hal itu membuat keduanya merasa trauma teramat sangat, hingga membuat mereka harus hidup bersama seorang wanita asing untuk terlepas dari rasa trauma itu.

2.Christina Crawford
via: merdeka.com

Diadopsi oleh Joan Crawford, bintang film ternama Amerika, membuat kehidupan Christina Crawford berubah drastis. Bocah yang sebelumnya hidup di yayasan ini lantas tinggal di sebuah istana megah, yang tentunya bersama barang-barang mewah di dalamnya.

Tapi ekspektasi tak sesuai realita. Hidup Christina bukan dihiasi kenikmatan, justru penderitaan. Sang ibu adopsi yang merupakan pecandu alkohol kerap meluapkan emosinya kepadanya. Bahkan bukan hanya kepada Christina, namun juga kepada anak-anak adopsi lainnya.

Bahkan kisah hidupnya ini sampai menarik perhatian seorang produser film, hingga membuatkannya film yang berkisah tentang masa suram Christina dengan merekrut Faye Dunaway dan Diana Scarwid sebagai pemerannya.

3.Pewaris Johnson & Johnson
via: merdeka.com

Berikutnya dari Casey Johnson, putri dari pasangan Woody Johnson dan Sale Johnson, pemilik New York Jets sekaligus cicit dari pendiri Johnson & Johnson.

Dari profilnya saja, pasti sudah ketebak bagaimana mewahnya hidup seorang Casey. Ya, bahkan di usianya yang baru sepuluh tahun, Casey sudah mendapatkan tas merk ternama Chanel.

Namun lagi-lagi, kenikmatan yang terlihat oleh mata itu tak sesuai kenyataan. Casey rupanya anak yang kurang mendapatkan kasih sayang, terutama dari sang ibu. Hal ini membuat hidup Casey tak terarah, hingga membuat dia terjun ke dunia hitam.

Casey yang masih remaja sudah menggunakan obat terlarang, sampai dia mengalami overdosis dan meninggal. Di akhir hayatnya ini, Casey bahkan pergi seorang diri, tanpa ditemani orangtua dan satu sanak saudara pun.

4.Putri Pemilik Tommy Hilfiger
via: merdeka.com

Tak jauh berbeda dengan kisah Casey Johnson, Leigh Horowitz, putri pemilik label mode ternama Tommy Hilfiger, Joel Horowitz juga kurang mendapat perhatian dan kasih sayang orangtua. Hal ini pula membuat Leigh mulai mengenal rokok ganja serta obat terlarang di usia yang bahkan sangat muda, 8 tahun.

Tidak cukup sampai di situ, Leigh bahkan pernah dianiaya dari usia tujuh sampai sembilan tahun oleh seorang remaja laki-laki. Dia juga pernah diperkosa dikala dirinya menempuh studi di salah satu universitas termahal dan ternama di tempatnya.

Tapi beruntungnya, Leigh dapat bangkit dari masa suram itu. Dia kini tengah menjalani kehidupan normal seperti orang kebanyakan.

5.Gadis Pemenang Undian
via: merdeka.com

Memenangkan sebuah undian mewah berhadiahkan uang sebesar 20 miliar, membuat kehidupan Callie Rogers berubah. Meski awalnya dia berjanji akan menggunakan uang tersebut secara bijak dan bertanggung jawab, namun pada akhirnya ia lalai dan lupa pada ucapannya.

Callie hidup secara foya-foya. Dia membelanjakan uangnya dengan membeli baju, melakukan operasi payudara, serta untuk membeli obat-obat terlarang.

Hingga pada akhirnya, gadis yang pernah mengalami pelecehan seksual ini berhasil keluar dari lubang hitam yang menjeratnya selama bertahun-tahun.

Perubahannya itu terus berkembang, dengan dibantu pasangannya yang kini telah memberinya tiga anak. Callie bahkan kini sedang belajar untuk menjadi seorang perawat.

More From: Berita Menarik