Kisah Viral, Perjuangan Dokter Handoko yang Tak Takut Mati saat Tangani Virus Corona di Usia 80 Tahun


Palingseru.com – Setelah sebelumnya ramai meliput perjuangan tenaga medis di Kota Wuhan, China dalam menangani pasien virus Corona yang amat membludak, perhatian media Tanah Air kini hanya tertuju pada kabar terkini Indonesia terkait wabah mematikan tersebut.

Para tenaga medis dalam negeri lah yang menjadi sorotan utama dalam pemberitaan, karena negeri kita saat ini juga tengah berjuang keras menghadapi serangan virus mematikan tersebut.

Ditambah, pasien positif corona bertambah menjadi 177 orang, dimana 5 diantaranya meninggal dunia, berdasarkan data Kementrian Kesehatan.

Adapun sosok tenaga medis yang sedang mencuri perhatian khalayak baru-baru ini ialah dr. Handoko Gunawan, Sp.P, salah satu Dokter Spesialis Paru di RS Graha Kedoya, seperti dilansir Liputan6.com.

Namanya mendadak viral di media sosial setelah kisahnya dalam menangani pasien Corona diunggah ke jejaring media sosial oleh pengguna Facebook Noviana Kusumawardhani, Selasa (17/3/2020).

Dalam unggahannya, Noviana menuliskan jika dokter Handoko merupakan dokter senior yang sudah berusia sekitar 80 tahun. Kendati usianya tak lagi muda, dokter Handoko justru terjun langsung menangani pasien corona.

Mengingat pasien cukup membludak, jam kerja dokter Handoko pun sangat lama. Bayangkan, dia bekerja merawat pasien hingga jam 3 pagi.

Hal ini lantas membuat keluarganya khawatir, dan memintanya untuk tidak terjun menangani pasien Corona. Tapi menyadari masyarakat sangat membutuhkan tenaganya, dokter Handoko tak menghiraukan kekhawatiran keluarganya, tetap melayani pasien Corona demi keamanan bangsa.

Karenanya, Noviana meminta kepada seluruh pengguna media sosial dan publik Tanah Air untuk mendoakan dokter Handoko agar senantiasa diberi kesehatan.

“Boleh tolong bantu juga doakan salah satu dokter yg handle covid dokter Gunawan ahli paru di Graha Kedoya usia sdh mendekati 80.”

“Saat ini beliau terus kerja sampai jam 3 pagi karena dokter yg muda banyak yg takut.”

“Anak anaknya udah saranin jgn ikut terjun krn sudah tua tp katanya kalau dia mati juga gpp.”

“Mestinya kita mulai start berita2 spt ini ya daripada nebarin ketakutan terus. Pengabdiannya luar biasa untuk kemanusiaan. #pahlawancovid19,” demikian tulis Noviana.

More From: Berita Menarik