Ditengah Wabah Korona yang Cepat Menular, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ajak Kaum Muslim Jaga Salat Berjamaah dan Makmurkan Masjid


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Berbagai langkah kini diambil pemerintah dan sejumlah pihak terkait dalam mengantisipasi mewabahnya virus corona di Indonesia.

Mulai dari meliburkan kegiatan belajar untuk sementara waktu, hingga meluncurkan larangan untuk beribadah di Masjid, seperti yang disampaikan oleh Ketua Dewan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin.

“Dalam hal ia berada di suatu kawan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia boleh meninggalkan salat Jumat dan menggantikannya dengan salat zuhur di tempat kediaman.”

“Serta meninggalkan jemaah salat lima waktu atau rawatib, tarawih dan ied di masjid atau tempat umum lainnya,” demikian kata Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2020), dilansir dari TribunPalu.com.

Namun berbeda halnya dengan mantan panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Menurutnya, justru di tengah kondisi genting seperti ini, umat Muslim harus semakin mendekatkan diri kepada Yang Kuasa, dengan menjaga shalat berjamaah di Masjid.

Dia bahkan sampai membandingkan dengan kehidupan umat Muslim di China. Meski hidup di negara minoritas dan menjadi asal muasal wabah mematikan, warga Muslim di sana tetap menjaga salah berjamaahnya.

Tidak cukup sampai di situ, Gatot Nurmantyo juga ‘menyentil’ dengan mengatakan kita harus belajar dari pengurus rumah ibadah agama lain, yang tidak mengeluarkan imbauan atau fatwa larangan untuk beribadah untuk menghindari virus corona.

Lantas, berikut ini ‘suara’ pernyataan mantang panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menjawab kebijakan pelarangan shalat berjamaah di masjid bagi kaum muslim, melalui unggahan di akun Instagram pribadi @nurmantyo_gatot, Rabu (18/3).

“-UNTUK KITA RENUNGKAN-“

“Sepertinya ada yang keliru..? Di negeri asalnya covid-19-cina, yg penganut paham komunis dan sebagian besar tdk beragama beramai-ramai mendatangi Masjid dan Belajar Berwudhu hingga mengikuti Sholat Berjamaah.”

“Namun di negeri Mayoritas Muslim justru sebaliknya..?? Mereka beramai-ramai Mengaungkan phobia dgn Masjid. Seakan-akan Masjid sebagai Sumber Penularan Covid-19..??.”

“Lalu apakag mall, lift sarana umum, gereja, vihara, temple, klenteng “lebih aman” daripada Masjid..??”

“(Kita harus belajar pd pengurus gereja, vihara & pura/klenteng itu yg Tak Pernah Ada Himbauan untuk Larang warganya untuk beribadah disana). Padahal disana mereka tidak pernah berwudhu..??”

“Ada apa ini dan pikiran siapa yang mengajak demikian ???”

“Hingga umat Islam lupa bahwa Masjid adlh Tempat yang Paling Aman untuk Berlindung dari Segala Bencana..??”

“Mengapa Umat Islam tidak Mengaungkan Himbauan “Selalu” menjaga wudhu & Sholat Berjama’ah..?? Wa Allahu’alam bii showab.. Semoga Allah SWT Menjaga dan Memberi Petunjuk Umat dari Segala Kekeliruan. Aamiin Yaa Robbal ‘Alamin.”

“AYO MAKMURKAN MASJID & GALAKKAN GERAKAN SHOLAT BERJAMAAH UNTUK MINTA PERTOLONGAN ALLAH..!!”

“(Jadikan Sholat & Sabar Sebagai Penolongmu..!!) Virus Corona (COVID-19) adalah ciptaan Allah dan yg kena pasti juga atas ketetapan Allah.”

More From: Berita Menarik