Untuk Melindungi Siswa dari COVID-19, DPR-Kemendikbud Sepakat Pelaksanaan UN ditiadakan


via: today.line.me

Palingseru.com – Putusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim terkait Ujian Nasional (UN) dihapus kini benar-benar terealisasikan, bahkan sebelum waktunya.

Seperti diketahui sebelumnya, Mendikbud Nadiem menyatakan UN akan resmi ditiadakan mulai 2021 mendatang. Namun ketika pelajar SMA hingga SD akan melaksanakan ujian tahun ini, UN langsung ditiadakan.

Penyebabnya tak lain karena wabah virus Corona atau COVID-19 yang tengah menyerang tanah air saat ini.

Bersama Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda, Mendikbud Nadiem sepakat pelaksanaan ujian ditiadakan demi melindungi siswa dari wabah mematikan tersebut.

“Penyebaran wabah COVID-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah COVID-19 sehingga kami sepakat UN ditiadakan,” ujar Syaiful Huda dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3), dilansir dari today.line.me.

Kendati begitu, ada opsi lain sebagai pengganti UN. Pertama, pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) via daring. Dan kedua, melalui nilai akumulatif para siswa selama tiga tahun belajar dalam menentukan kelulusan.

“Jadi nanti pihak sekolah akan menimbang nilai akumulatif yang tercermin dari nilai raport dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler siswa terdokumentasi dari nilai rapor,” terangnya.

More From: Berita Menarik